Inginkan Jenazah Ardi Korban Gempa Palu Bisa Dimakamkan di Kota Batu, Pemkot Batu Lakukan Ini

Sekretaris KONI Kota Batu Mahfud saat berada di Jl Trunojoyo Gang 4, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Selasa (2/10/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Sekretaris KONI Kota Batu Mahfud saat berada di Jl Trunojoyo Gang 4, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Selasa (2/10/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Terkait dengan jenazah Ardi atlet paralayang Kota Batu yang meninggal dalam gempa Palu, Sulawesi Tengah segera ditanggapi oleh Pemkot Batu dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu. Saat ini Pemkot Batu mengajukan permohonan jenazah untuk dapat dibawa pulang ke Kota Batu. 

Sekretris KONI Kota Batu Mahfud mengatakan, terus melakukan koordinasi dengan tim satuan tugas (satgas) Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) yang sudah berada di Kota Palu Sulawesi Tengah. Mereka mengajukan permohonan jenazah agar bisa dibawa pulang ke Kota Batu.  

“Tim dari Satgas FASI pusat sudah ada di Palu sudah bisa mengajukan permohonan jenazah dibawa pulang. Dan alhamdulillah sementara dipending tidak diikutkan dalam pemakaman massal,” ujar Mahfud, Selasa (1/10/2018).

Untuk saat ini akhirnya jenazah Ardi tidak diikutkan dalam pemakaman massal bersama korban bencana gempa lainnya. Rencananya jenazah akan ditunggu dalam kurun waktu hingga pukul 24.00 WITA. 

“Diberi kesempatan dipending sampai jam 24.00 WITA. Karena pengambilan itu harus ada yang bertanggung jawab. Dan kami juga berkoordinasi dengan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu yang sudah ada di sana,” imbuhnya saat ditemui di rumah Ardi Jl Trunojoyo Gang 4, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

Menurutnya surat permohonan keluarga diwakili Pemkot Batu melalui tim BPBD Kota Batu sudah disiapkan. 

Pemkot Batu pun telah mengajukan permohonan secara resmi dan segera dikirim agar kepulangan jenazah cepat diproses. “Kami berusaha agar jenazah pulang dan dimakamkan di Kota Batu,” jelas Mahfud. 

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah Ardi ditemukan dalam reruntuhan bangunan hotel dan berhasil diidentifikasi. Jenazah menggunakan pakaian celana pendek Pekan Olahraga Nasional  2016 berwarna hijau dengan tulisan KONI Jatim.

“Dan hal itu dikuatkan dengan adanya identitas berupa ID card yang dibawa oleh Ardi Kuniawan,” tutupnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->