Kebudayaan Jerman Bulan Oktober Ini Bisa Dilihat di Museum Angkut

Pengunjung saat berswafoto di Oktober Festival 2018 di area Jerman Museum Angkut. (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Pengunjung saat berswafoto di Oktober Festival 2018 di area Jerman Museum Angkut. (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

BATUTIMES - Mau merasakan sensasi pesta yang diselenggarakan di Jerman ala Museum Angkut ? Datang saja ke Museum Angkut di Kota Batu. Karena objek wisata di kota dingin ini juga tidak mau ketinggalan dengan negara Jerman. Museum angkut juga menyelenggarakan pesta minum-minuman beralkohol. Kebudayaan Jerman itu, diangkat dalam kegiatan dinamakan dengan Oktober Festival (Oktoberfes) 2018. 

Bedanya di Museum Angkut menyuguhkan teh bersoda yang dibagikan secara gratis dengan dipadukan parade budaya. Pihak Museum Angkut membagikan minuman teh bersoda kepada wisatawan dengan cara menuangkan langsung di gelas sambil mengenakan baju khas negara Jerman.

Kemudian juga disediakan spot swafoto seperti berada di kedai minuman di Eropa. Tapi itu hanya sekadar spot swafoto yang didesain dengan tong-tong air terbuat dari kayu. Lalu botol-botol bisa yang ditumpuk bertumpuk-tumpuk di area Jerman Museum Angkut.

“Lalu juga ada bar yang kami display untuk spot swafoto supaya lebih lengkap. Di sana  bisa minum teh bersoda itu,” ungkap Supervisor Public Relation Museum Angkut Nunuk Liantin.

Tidak hanya itu saja, juga ada folk dance. Folk dance itu bisa dilihat di area Buckingham Museum Angkut. Lalu juga ada open gate, di pintu masuk Museum Angkut mulai dari tarian hingga para penari itu membawa tong dan bir yang berisikan teh soda.

Hanya saja suguhan untuk hiburan itu bisa dilihat setiap weekend pada pukul 11.00 dan 14.30 WIB. Tetapi untuk mengabadikan moment Oktober Fest itu disuguhkan selama satu bulan. 

“Kita menunjukkan di area pintu masuk ini agar wisatawan tahu bahwa di Museun Angkut juga menggelar oktoberfest di area Jerman,” ujarnya, Minggu (7/10/2018). 

Museum Angkut menggelar kegiatan ini untuk ke dua kalinya. Karena ingin menyuguhkan kegiatan yang kreatif dan jarang ditemui di Indonesia. Sekaligus mengenalkan kebudayaan yang sedang digelar di bulan oktober ini. “Kami ingin menyuguhkan sebuah kebudayaan yang bulan Oktober di negara lain sedang diselenggarakan ” kata Nunuk.

 

 

 

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->