Tiga Desa Pilkades Serentak Bulan November, Dua Desa Terpaksa Tahun 2019

ilustrasi
ilustrasi

BATUTIMES - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kota Batu bakal diselenggarakan pada bulan November 2018 mendatang. Ada tiga desa yang bakal melangsungkan pilkades yakni Desa Tlekung, Desa Pendem, dan Desa Mojorejo.

Sayangnya, dua desa lainnya tidak dapat tidak dapat diikutkan dalam pilkades serentak tersebut. Dua desa lainnya yakni Desa Beji dan Desa Punten. 

Hal itu terjadi karena ditinggalkan kepala desanya yang tengah berkepentingan menyalonkan diri sebagai calon legislatif Pemilu tahun 2019. Kurang lebih kekosongan itu terjadi sejak bulan Agustus lalu.

Dengan demikian untuk mengisi kekosongan di dua desa sementara itu digantikan oleh Penjabat Sementara. “Dua desa seperti Desa Beji dan Desa Punten gak bisa ikut pilkades serentak karena terlalu mepet waktunya,” ujar Camat Junrejo, M. Adhim.

Ia menjelaskan pilkades serentak itu hanya bisa dilakukan oleh tiga desa, sebab sejak awal dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 hanya tida desa tersebut. 

Untuk masing-masing desa itu dijatah Rp 85 juta. Dengan demikian anggaran yang dibutuhkan yakni Rp 255 juta bagi ketiganya desa tersebut.

Habisnya masa jabatan beberapa kepala desa itu ada yang dimulai pada tahun 2017 hingga terbaru bulan Juni 2018 lalu. Kosonganya jabatan kepala desa ini sengaja dilakukan, karena akan dilakukan pemilihan kepada desa (pilkades) secara serentak.

“Masa jabatan habisnya kepala desa itu dimulai sejak tahun 2017 lalu. Kenapa tidak segera kami isi? Karena memang akan diadakan pilkades serentak nantinya,” ungkapnya Senin (8/10/2018).

Rinciannya untuk Desa Tlekung masa jabatan selesai sejak bulan Juli 2017. Lalu Desa Mojorejo habis pada bulan Juni 2018, dan Desa Pendem bulan Mei 2018.

Saat ini mereka diisi oleh PJ sampai dengan dilantiknya kades definitif hasil pilkades nantinya. “Dan dua desa itu yang baru saja mengalami kekosongan sudah diisi dengan PJ,” jelas Adhim.

Terpisah, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menambahkan dalam Pilkades serentak mendatang hanya tiga desa saja. Lainnya bagi desa yang tidak masuk ke dalam Pilkades serentak, akan direncanakan di tahun 2019 mendatang.

“Dua desa yang lainnya itu gak bisa dibarengkan dengan tiga desa lainnya. Karena terlalu mepet dan anggarannya gak ada,” ujar Punjul. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->