Berguru Pengelolaan Keuangan Online, Perangkat Desa se-Kota Batu Boyongan ke Sukabumi

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (tengah) bersama kepala desa dan lurah usai di halaman Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (8/10/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (tengah) bersama kepala desa dan lurah usai di halaman Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (8/10/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Tahun 2019 mendatang pengelolaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Offline harus menjadi Siskeudes Online. Hal itu wajib dilaksanakan oleh desa dan kelurahan di Kota Batu. Karena itu kepala desa dan lurah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintahan Desa dan Kelurahan (Apel) Batu selama tiga hari mendatang study banding di Kabupaten Sukabumi.

Pada Senin (8/10/2018) Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso memberangkat kurang lebih 100 orang terdiri dari 24 kepala desa, lurah, Badan Permusyawaratan Desa (BPS), dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) di halaman Graha Pancasila Balai Kota Among Tani.

Rencananya selama tiga hari itu mereka akan melakukan study banding di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Mereka akan belajar untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan Siskeudes Offline menjadi Siskeudes Online.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan kabupaten Sukabumi sudah menerapkan Siskeudes terkait dengan dana desa secara online. Sehingga para perangkat desa ini harus belajar banyak di sana. 

“Setelah belajar nanti di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahu 2019 terutama APBdes bisa dianggarkan terkait dengan sistem keungan desa. Mulai dari wifinya, pelatihannya, dan SDM sudah siap,” ujar Punjul. 

Dengan demikian, sambung Punjul, di tahun 2019 tidak ada alasan untuk tidak menerapkan siskeudes online. "Tahun depan pengelolaan uang miliaran rupiah itu harus pakai sistem IT secara online agar terintegrasi.  Mudah-mudahan seluruh perangkat desa dapat hasil yang maksimal,” imbuhnya.

Ia pun berharap sepulang dari Kabupaten Sukabumi para aparatur pengelola keuangan di desa dapat mengambil manfaat tentang pengelolaan keuangan desa dengan Siskeudes secara online. Tentunya untuk mempercepat pelaporan agar tersinkronisasi dengan Pemerintah Kota Batu.

Hanya saja saat ditinggalkan kepala desa, lurah, dan perangkat desa tidak menggangu pelayanan pada masyarakat agar  tetap berjalan seperti biasa. “Karena masyarakat tetap butuh pelayanan surat menyurat dan sebagainya dan harus dilayani dengan sebaik-baiknya,” tutup politisi PDIP ini.

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->