Malang Banar ! Baru Sebulan Dibeli, Sapi Itu Digondol Maling

Mistini menunjukkan kandang sapinya (Agus Salam/Jatim TIMES)
Mistini menunjukkan kandang sapinya (Agus Salam/Jatim TIMES)

BATUTIMES - Komplotan pencuri sapi semakin berani. Meski dekat dengan pos pantau perempatan Pilang, Sapi milik Tojhari (53) disikat. Akibatnya, sapi yang dibelinya sebulan lalu dengan harga Rp 15 juta, hilang. Sapi berbulu kecoklatan tersebut diketahui tidak ada di kandangnya, Selasa (09/10) sekitar pukul 02.10.

Aksi pencurian dini hari tersebut dibenarkan Mistini (52) istri Tohari di rumahnya ke sejumlah wartawan Selasa siang. Misti mengatakan, suaminya tidak ada di rumah, karena tengah mencari jejak sapinya. Hanya saja, sampai pukul 12.00, seekor sapinya belum diketahui keberadaannya, meski telah dicari kemana-mana.

Perempuan yang tinggal di RT 2/RW 3 Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. tersebut berterus terang, tidak melapor ke polisi. Suaminya hanya memberitahukan kejadian yang menimpanya, ke Lurah Pilang. “Tadi pagi pak lurah kesini bersama perangkatnya. “aku Mistinii.

Mistini kemudian menceritakan kronologinya. Menurutnya, sekitar pukul 21.00 ia ke kamar mandi dan mendengar bunyi glodak. Setelah dilihat, sapinya masih ada, namun lampu yang menerangi kandang sapinya, padam. Mistini kemudian masuk ke rumahnya hingga tertidur. “Ada bunyi glodakan. Saya lihat, sapi ada. Saya gak curiga, meski lampu mati,” tandasnya.

Bahkan, saat suaminya ke kamar mandi untuk mengambil wudlu, pukul 01.00 sapinya masih di kandang. Usai memberi pakan, Yohari masuk rumah dan melaksanakan shalat malam. Sapi diketahui hilang sekitar pukul 02.30. “Saya terbangun dan ke kamar mandi untuk ambil wudlu, shalat malam. Saya lihat sapi sudah tidak ada dan pintu kandang terbuka,” terangnya.

Mengetahui sapinya dibawa komplotan pencuri, Misti membangunkan suaminya. Mendengar ada ribut-ribu, warga yang lain bangun dan langsung mengiokuti jejak kaki sapi. Mestini meyebut, apinya diangku kendaraan roda empat. Buktinya, di timur rumahnya ada bekas roda mobil. “Ini sampaian liat, bekas roda mobilnya. Ya, diangkut mobil,” sebutnya.

Mistini mengaku, puluhan tahun memelihara sapi, namun baru kali ini, kemalingan. Ditambahkan, empat hari sebelum kejadian, suaminya memergoki 2 orang sekitar pukul 1 di timur rumahnya. Karena dua orang tersebut  berperawakan kecil, setelah mereka menghilang, suami menanyakan orang tersebut ke anaknya. “Kata anak saya, bukan temannya. Kecil orangnya, seperti anak SMP. Suami saya sempat menanyakan. Mereka enggak menjawab,” tambahnya.

Terpisah Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal membenarkan kalau di perkampungan kota, ada warga yang kehilangan sapi. Bahkan, anggotanya sudah melakukan olah TKP. Selain itu, petugas juga sudah memintai keterangan pemilik sapi dan tetangga dekatnya.

“Sudah olah TKP. Kami sudah mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi yang mengetahui kejadian kemalingan,” tandasnya.

Atas kejadian tersebut, AKBP Alfian kemudian Selasa Sore sidak ke pasar Hewan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih. Selama 2 jam Kapolresta beserta jajarannya berada di pasar hewan (Sapi). Di pasar tersbut, Kapolresta sempat menemui beberapa pemilik dan pedagang sapi. Ia menghimbau mereka agar tetap waspada dan mengamankan kandangnya, agar tidak dimasuki pencuri.

“Kita tadi berkunjung ke pasar hewan Wonoasih. Sosialisasi ke peternak, untuk selalu berhati-hati. Ya, untuk meminimalisir angkan curwan,” pungkasnya

Pewarta : Agus Salam
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->