Robot Bencana Alam Saling Beradu Menyelamatkan Korban di Fun Tech Plaza, Simak Aksinya

Dua peserta saat menjalankan robot sumi dalam perlombaan WIRC Robor Challenge di Fun Tech Plaza Jatim Park 3, Sabtu (13/10/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Dua peserta saat menjalankan robot sumi dalam perlombaan WIRC Robor Challenge di Fun Tech Plaza Jatim Park 3, Sabtu (13/10/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Sejumlah 200 pelajar menunjukkan kemampuan robotnya dalam ajang Wonderful Indonesia Robot Challenge (WIRC) Robot Challenge, Sabtu (13/10/2018). Even ini digelar oleh Fun Tech Plaza bersama Komunitas Robot Jatim pada 13-15 Oktober 2018. 

Totalnya ada 200 pelajar dari 50 sekolah regional Jawa Timur yang berkompetisi dalam ajang ini. Di hari pertama ini ada tiga kategori yang dilombakan yakni robot sumo junior dan senior, robot maze solving, robot soccer, dan robot rescue.

Seperti kategori robot rescue, robot peserta bertugas melakukan simulasi penyelamatan korban bencana, dengan berbagai rintangan yang dilalui. Usai melewati rintangan yang cukup berat robot harus memindahkan lima bola ke tempat yang sudah disiapkan. Bola itu diibaratkan seolah korban bencana.

Dalam kategori ini memang tidak mudah untuk dilalui oleh para peserta. Terlihat ketika banyak peserta berkali kali untuk mencoba. 

Lalu untuk ronot sumo, masing-masing robot dipertandingkan satu lawan satu. Robot dinyatakan menang jika berhasil mengeluarkan robot lawan keluar garis. Dan robot soccer permainannya dua lawan dua, tim dinyatakan menang jika robot berhasil memasukkan bola pada gawang lawan. 

Selain empat kategori itu selama dua hari kedepan akan ada kategori lainnya yang dilombakan. Yakni robot gathering, robot underwater, fire fighting, drone racing, low cost project. 

Antusias dari para peserta sangat tinggi dilihat dari jumlah peserta yang jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya yang digelar di Eco Green Park. Mereka dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur. Seperti Surabaya, Bojonegoro, Malang, Sidoarjo dan Kediri. Seluruh peserta itu rata- rata mengikuti tiga kategori perlombaan.

“Kurang lebih 70 persen dari total peserta rata-rata pasti ikut 3 kategori. Karena nanti yang lolos regional akan bertanding di tingkat nasional," ungkap Yudi Triwibowo, Wakil Ketua WIRC.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pelajar sangat antusias membuat karya. Mereka mampu menciptakan inovasi sendiri. “Karena hobi robot ini berkaitan dengan merakit atau membuat, memprogram dan mengendalikan,” imbuhnya. 

Sementara itu Ketua Panitia WIRC Robot Challenge 2018 Mas Agung Sartiko, menjelaskan even ini adalah upaya untuk mengenalkan teknologi supaya pelajar bisa menciptakan suatu inovasi. Sekaligus mengenalkan Fun Tech Plaza sebagai wahana dengan memanfaatkan teknologi.

“Even ini digelar juga untuk meningkatkan eksistensi indoor teknologi park terbesar di Indonesia. Sekaligus mengenalkan robot,” ujar Mas Agung.

Selain mengenalkan robot, dengan diselenggarakannya event di tempat wisata supaya pelajar bisa belajar pengetahuan baru lainnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->