DKP Kota Malang Terima Banyak Masukan

Kebersihan Jembatan Penyeberangan Merdeka Utara Dikeluhan

Jembatan penyeberangan jalan Merdeka Utara (Foto: Deny/malangtimes)
Jembatan penyeberangan jalan Merdeka Utara (Foto: Deny/malangtimes)

MALANGTIMES - Kondisi memprihatinkan terpotret di jembatan penyeberangan jalan Merdeka Utara. Bau menyengat bekas buang air kecil, bahkan bekas BAB (buang air besar) juga terlihat, sungguh tidak bagus bagi wajah Kota Malang.

Terlebih di tengah upaya mempercantik wajah Taman Alun-alun Merdeka, kondisi jembatan penyeberangan yang terkesan tidak terawat itu jelas sangat disesalkan.

Wajah kurang terpuji itu terekam, setelah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, mendapatkan keluhan dari pengguna jembatan penyeberangan.

“Iya benar, setelah kami cek, jembatan itu sangat kumuh. Dan yang lebih memprihatinkan, ada yang buang kotoran di situ,” tutur Kepala DKP, Erik S Santoso, menyayangkan.

Dia berharap pihak swasta pemilik jembatan, yang difungsikan sebagai media reklame, juga ikut memperhatikan, melakukan kontrol dan perbaikan.

“Setidaknya harus dibuat terbuka, sehingga bisa terlihat dari jalan, demi meminimalisir aktifitas yang tidak bertanggungjawab itu,” imbuh Erik.

Yanti, salah seorang warga kota, juga menyesalkan dan berharap Pemkot memperhatikan kondisi itu. “Kita yang mau main dan menikmati Alun-alun Merdeka, jadinya ilfill (risih dan gak nyaman, red),” sesalnya.

Pewarta : M Deny E Rahmawan
Editor :
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->