24 Sekolah Jadi Sasaran Monev Adiwiyata, Siapkan SDN Tulungrejo ke Tingkat ASEAN

Kepala DLH kota Batu Arief as Siddiq. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kepala DLH kota Batu Arief as Siddiq. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Pemkot Batu tidak tinggal diam untuk sekolah yang belum masuk adiwiyata tingkat kota. Karena itu, Pemkot Batu menggelar monitoring dan evaluasi (monev).

Namun, monev ini tidak hanya untuk sekolah yang belum menyandang predikat adiwiyata. Yang sudah mendapatkan gelar adiwiyata mandiri pun menjadi sasaran monev.

SDN Tulungrejo 4 salah satu sekolah yang sudah berpredikat adiwiyata mandiri. Sekolah tersebut akan dipersiapkan untuk mengikuti program adiwiyata di tingkat ASEAN atau yang selama ini dikenal dengan ASEAN Eco-Schools Programme.

“Mengapa SD yang sudah menyandang adiwiyata mandiri juga kami lakukan monev, supaya bisa menjadi contoh sekolah lainnya. Terus memberikan imbasnya,” kata Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Batu Arief As Siddiq.

Total ada 24 sekolah yang menjadi sasaran monev Dinas Lingkungan Hidup hingga November mendatang. Dari 24 sekolah yang sudah dilakukan monev, ada SDN Tulungrejo 3, SDN Tulungrejo 4, SDN Tulungrejo 1, SDN Punten 1, SDN Gunungsri 3, SDK Sang Timur, SDN Punten 2, dan SDN Sumbergondo 2.

Monev ini dilakukan untuk meningkatan kapasitas sekolah dalam melakukan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah tersebut. “Tentunya agar sekolah bisa memperbaiki kekurangan dan memperbaiki yang sudah ada di sekolah itu,” ungkap Arief.

Tidak hanya itu. Monev itu digelar sebagai upaya penyegaran bagi sekolah yang sudah menyandang predikat adiwiyata. Tentunya agar terus berbenah dan tidak berhenti pada predikat itu.

“Kadang sekolah yang sudah menyandang predikat mandiri itu sudah di titik itu saja. Padahal tahapan predikat selanjutnya penting dilakukan,” ujar mantan camat Batu ini, Senin (22/10/2018).

Menurut Arief, kegiatan monev ini juga upaya dalam penguatan komitmen warga sekolah yang terdiri dari guru, siswa, wali murid, dan warga sekitar untuk menyukseskan program ini.  “Ya memang program ini harus melibatkan seluruh warga sekolah. Jika tidak demikian, tidak bisa terciptanya predikat adiwiyata,” imbuhnya.

Pembiasaan cinta lingkungan yang diterapkan kepada siswa itu, lanjut Arief, juga dapat berimbas ke lingkungan sekitar rumah. “Karena ini efeknya kepada pelajar juga, sehingga ke depannya agar sekolah terus berbenah memberikan yang terbaik,” kata Arief. (*) 

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

  • Hotman Paris Akan Bantu Baiq Nuril Selesaikan Kasus Hukummya

    Kasus yang mendera guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril tampaknya mengundang simpati dari pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Pengacara kondang Indonesia ini siap membantu guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril yang menjadi korban pelece

  • LSM Laporkan Guru Pelaku Pencabulan Murid ke Polisi

    Kasus pelecehan seksual yang dialami oleh salah satu siswi SMPN di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, oleh oknum guru menjadi viral. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Perempuan dan Anak (Sapuan) pun turun tangan dan melaporkan kasus ini ke kepol

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->