Sempat Viral Sebagai Aksi Penculikan Anak, Polisi Tegaskan Hanya Percobaan Pencurian

Kapolsek Rogojampi Kompol Suharyono memberikan keterangan pers bersama korban dan juga pelaku percobaan pencurian
Kapolsek Rogojampi Kompol Suharyono memberikan keterangan pers bersama korban dan juga pelaku percobaan pencurian

BATUTIMES -  

Percobaan pencurian yang dilakukan Rahmawati, (44), sempat dikabarkan sebagai aksi penculikan anak. Kabar ini viral di media sosial hanya dalam hitungan menit setelah kejadian berlangsung. Kabar ini pulalah yang memicu massa bertindak anarkis. 

Terkait dugaan ini, Rahmawati membantah dirinya hendak menculik anak korban. Dia mengakui memang berniat mencuri tapi tidak melakukan penculikan anak. "Saya bersumpah demi Allah, saya tidak ingin melakukan penculikan. Kalau mencuri memang benar," katanya ditemui di Polsek Rogojampi Rabu (31/10/18).

Dia menceritakan awalnya ingin menemui seseorang yang bernama Riska untuk meminjam uang. Karena dirinya ingin mengobati tumor di paha kirinya. Dia mengaku tidak tahu persis rumah Riska. Saat mencari rumah Riska dia sempat berhenti di depan rumah korban Lutfia untuk beristirahat. Saat itulah muncul idenya untuk mencuri. Sebab kalau meminjam masih harus mengembalikan. 
Kemudian dia masuk melalui pintu belakang rumah korban yang menurutnya tidak terkunci. Dia kemudian mulai menggeledah kamar rumah korban. Saat itulah korban datang dan memergokinya. Diapun diteriaki maling dan akhirnya ditangkap korban bersama warga. 

Mengenai parang kecil yang dibawanya, menurutnya gak sengaja terbawa. Pagi sebelum berangkat dirinya sempat menggunakan parang tersebut. "Saat berangkat parang tersebut ikut terbawa," ungkapnya. 

Senada dengan tersangka Kapolsek Rogojampi Kompol Suharyono menegaskan tidak ada aksi penculikan anak. Kabar tersebut sengaja dihembuskan oleh oknum tertengu untuk membuat keresahan masyarakat. "Yang ada adalah percobaan pencurian bukan penculikan anak," tegasnya. 

Hal ini, lanjutnya, diperkuat dengan fakta anak korban yang tidak ada di rumahnya pada saat kejadian. St, anak korban saat itu sedang berada di rumah tantenya. Kebetulan korban hari itu sedang libur.
Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan siapa yang telah membuat isu tentang penculikan anak tersebut. Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Banyuwangi untuk menyelidiki hal ini. "Kami akan tindak lanjuti bersama tim IT Polres Banyuwangi untuk mencari siapa yang menyebarkan isu penculikan anak ini," tegasnya lagi. 

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->