Tragis, Bantu Ortu Seorang Remaja Tewas Mengenaskan, Berikut Kronologinya

Warga yang berupaya mengevakuasi Ahmad Arik Zakaria korban yang diduga meninggal karena tersengat listrik, Kecamatan Gondanglegi (Foto : Istimewa)
Warga yang berupaya mengevakuasi Ahmad Arik Zakaria korban yang diduga meninggal karena tersengat listrik, Kecamatan Gondanglegi (Foto : Istimewa)

BATUTIMES - Pemberitaan ini sepertinya bisa menjadi pembelajaran bagi para pekerja sebelum memulai aktivitasnya. Sudah sewajarnya jika Kesehatan dan keselamatan Kerja (K3), dijadikan prioritas utama jika tidak ingin mengalami nasib serupa seperti yang menimpa Ahmad Arik Zakaria, warga Desa Sidorejo Kecamatan Pagelaran. Seorang remaja ini, tewas mengenaskan setelah tersengat aliran listrik ketika membantu orang tuanya saat bekerja, Senin (5/11/2018) petang.

Berdasarka informasi yang dihimpun dari aparat keplisian peristia itu  bermula ketika ayah kandung korban mengerjakan proyek bangunan ruko (rumah toko), yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi.

Sejak pagi, remaja 13 tahun itu, nampak bersemangat membantu orang tuanya bekerja. Saat itu, Budiono (ayah korban) hendak memasang kusen jendela kaca yang terbuat dari bahan logam galvalum.

Petaka bermula ketika, korban dan orang tuanya hendak memasang kusen jendela di bangunan yang berada di lantai tiga. Saat itu, Ahmad dimintai tolong untuk memegang galvalum yang memiliki panjang sekitar empat meter tersebut, dengan posisi vertikal. “Tidak disangka, ujung galvalum yang terbuat dari logam itu, menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi,” kata Kanitreskrim Polsek Gondanglegi Ipda Heriyani kepada MalangTIMES, Selasa (6/11/2018).

Seketika, korban terpental lantaran tersengat listrik. Mengetahui insiden ini, orang tua beserta pekerja bangunan yang lain berupaya menyelamatkan Ahmad yang terjatuh dan tidak sadarkan diri tersebut. “Sesaat setelah tersengat listrik, korban langsung dilarikan ke RS Islam Gondanglegi,“ sambung Heriyani.

Heriyani menambahkan, meski sempat dilarikan kerumah sakit, namun tak membuahkan hasil. Tim medis yang mengambil tindakan penyelamatan, menyatakan jika korban sudah meninggal dunia.

Mendapatkan laporan, jajaran anggota kepolisian Polsek Gondanglegi, diterjunkan kelokasi kejadian. Selain menghimpun keterangan dari beberapa saksi, galvalum sepanjang 4 meter, diamankan petugas sebagai barang bukti. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyebab kematian Ahmad murni karena tersengat listrik. “Pihak keluarga bersedia membuat surat pernyataan menolak untuk diotopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” tutup Heriyani.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->