Sulit, 95 Persen Peserta Ujian Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kota Batu Tak Lolos

Ilustrasi
Ilustrasi

BATUTIMES - Ribuan peserta ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kota Batu tahun 2018 tak lolos. Dari sebanyak 2.681 peserta, yang lolos hanya sebanyak 142 peserta. Para peserta itu yang mengikuti ujian SKD pada 3-4 November 2018 lalu.  

Dengan demikian, jumlah peserta yang tidak lolos sebanyak 2.539 peserta. Jumlah yang tidak lolos itu mencapai 95 persen, sehingga yang lolos hanya 5 persennya. 

Dalam ujian SKD yang berlangsung di SMKN 2 Kota Malang itu terbagi 8 sesi selama 2 hari. Untuk masing-masing sesi itu diikuti 340 peserta, di sesi terakhir hanya 301 peserta. Rinciannya yang lulus di sesi 1 ada 14 peserta dari 340 peserta. lalu sesi 2 yang lulus 16 peserta, dari 340 peserta. 

Kemudian di sesi 3 ada 23 peserta yang lulus dari 340 peserta. Di sesi 4 ada 16 yang lolos dari 340 peserta. Sesi 5 yang lulus ada 9 dari 340 peserta. Lainnya di sesi ke 6 hanya 11 peserta yang lulus dari 340 peserta. Sesi 7 ada 16 peserta yang lulus dari 340 peserta. Sedang di sesi 8 ada 37 peserta yang lulus dari 301 peserta. 

Sedangkan untuk data rekap hasil ujian SKD jenis per formasi rincinnya formasi umum dari 2642 yang lulus 114 sisanya tidak lolos. Lalu formasi disabilitas dari 2 peserta, namun tidak lulus semua. Untuk formasi lulusan terbaik dari 31 peserta yang lolos ada 25 dan sisanya tidak lulus. dan Eks Honorer K2 dari 6 peserta yang lolos 3 peserta. 

Sementara itu jumlah formasi yang dibutuhkan oleh Pemkot Batu adalah 236 orang. Antara lain Tenaga Pendidik ada 181 orang. Tenaga Kesehatan ada 36 orang. Tenaga Teknis dibutuhkan 12 orang dan Tenaga Honorer K-2 ada 7 orang.  



Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, rata-rata peserta kesulitan menembus angka ambang batas yang ditentukan oleh pusat. Ada tiga jenis kompetensi dasar yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelijen Umum (TIU), dan Tes Kepribadian (TKP). 

"Dari ketiga itu yang dirasa paling sulit oleh peserta TKP. Karena memang nilai tertinggi dibanding TWK dan TIU," ungkap Punjul, Selasa (6/11/2018). Ia menjelaskan nilai ambang batas masing-masing kompetensi itu yakni TIU 80, TWK 75 dan TKP 143. 

Menurutnya dengan hasil peserta yang lolos itu tentunya kurang dari target CPNS yang dibutuhkan oleh Pemkot Batu. Rencananya akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terkait hal tersebut. 

Terlebih proses yang dijalani oleh CPNS tersebut masih ada beberapa tahapan. "Selanjutnya masih ada beberapa tes seperti tes wawancara, tes bidang, dan sebagainya. tentunya dari 142 yang lolos ini bisa berkurang lagi," tutupnya. 
 

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Antara
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->