Drainase Buruk, Jalanan Kota Wisata Batu Banjir Lumpur

Para petugas tengah membersihkan jalan di Kota Batu yang tergenang lumpur dan sampah usai hujan deras. (Foto: BPBD Kota Batu for MalangTIMES)
Para petugas tengah membersihkan jalan di Kota Batu yang tergenang lumpur dan sampah usai hujan deras. (Foto: BPBD Kota Batu for MalangTIMES)

BATUTIMES - Ironis, Kota Batu yang berada di dataran tinggi dengan ketinggian rata-rata 700-2.000 meter di atas permukaan laut pun kini mengalami banjir lumpur. Seperti hari ini (7/11/2018), saat hujan deras mengguyur kota dingin itu, banjir lumpur menggenangi Jalan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu. 

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.20 WIB dan mengakibatkan lalu lintas di jalan utama itu nyaris lumpuh. Air berlumpur dengan material tanah serta batuan kerikil memenuhi badan jalan. Para pengguna jalan, terutama roda dua, kesulitan untuk melintas. 

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rohim mengungkapkan, kejadian tersebut disebabkan kondisi drainase yang tidak dapat menampung aliran air hujan. "Hujan lebat dan banyaknya sampah di dalam gorong-gorong mengakibatkan aliran air tersumbat hingga meluap ke jalan raya dan mengganggu pengendara kendaraan bermotor," urainya.

Berdasarkan kajian Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, tidak ada kerusakan infrastruktur akibat kejadian itu. Hanya saja, hal tersebut disayangkan banyak wisatawan. Terlebih, lokasinya banjir berada di sekitar Batu Night Spectacular (BNS) yang merupakan salah satu primadona wisata setempat. 

Rohim menyebutkan, kurang lebih jalan sepanjang 500 meter terkena luapan lumpur dan sampah. "Pihak kami langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Batu. Selain itu, untuk pembersihan, dilakukan penyemprotan agar material tidak menutupi badan jalan. Personel juga dibantu masyarakat setempat," terang dia. 

Meski tak menimbulkan korban jiwa, ada beberapa korban pengendara motor yang jatuh akibat terpeleset. "Upaya yang dilakukan, memberikan pertolongan pertama kepada pengendara kendaraan roda dua yang terpeleset," ucapnya. 

Rohim tidak merinci secara pasti jumlah kendaraan yang terpeleset akibat genangan lumpur. Namun saat pembersihan, arus lalu lintas sempat dihentikan sementara dan dilakukan sistem buka tutup.

Untuk rekomendasi tindak lanjut, menurut Rohim, dibutuhkan tindakan pembersihan gorong-gorong sepanjang Jalan Oro-Oro Ombo. "Juga perbaikan drainase di sepanjang Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu serta pengerukan material longsoran-longsoran kecil," pungkasnya. (*)

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

  • Hotman Paris Akan Bantu Baiq Nuril Selesaikan Kasus Hukummya

    Kasus yang mendera guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril tampaknya mengundang simpati dari pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Pengacara kondang Indonesia ini siap membantu guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril yang menjadi korban pelece

  • LSM Laporkan Guru Pelaku Pencabulan Murid ke Polisi

    Kasus pelecehan seksual yang dialami oleh salah satu siswi SMPN di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, oleh oknum guru menjadi viral. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Perempuan dan Anak (Sapuan) pun turun tangan dan melaporkan kasus ini ke kepol

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->