Pemkot Berlakukan Perda Larangan Buang Sampah Sembarangan, Awas Diciduk

Salah satu papan titik pantau adipura di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu papan titik pantau adipura di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Masyarakat Kota Batu yang biasanya membuang sampah sembarang sebaiknya lebih berhati-hati. Mengapa begitu? Sebab, Pemkot Batu mulai memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah di Kota Batu.

Di perda itu, ada larangan membuang sampah sembarangan, seperti di sungai. Perda ini segera diberlakukan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

Apalagi, sekarang mulai memasuki musim hujan. Masyarakat bisa terkena imbas banjir karena saluran air tertutup sampah jika masyarakat membuang sampah sembarangan. “Perda kami berlakukan ini agar masyarakat jera saat menbuang sampah sembarang. Karena ini juga untuk kebaikan masyarakat kita sendiri,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Arief As Siddiq.
 

Perda ini dijalankan dengan menggandeng satuan polisi pamong praja (satpol PP). Tetapi, meskipun perda sudah mulai dijalankan, selama beberapa hari kemudian Pemkot Batu hanya akan memberikan teguran terlebih dahulu. Belum ada sanksi yang langsung dijatuhkan. 

"Tentunya kami akan turun dan monitoring dulu ke lokasi di Kota Batu.  Jika didapati terdapat pelanggaran buang sampah sembarangan, akan kami ingatkan dulu. Tidak semerta-merta langsung kami beri sanksi dan sebagainya," ucap Arief.

DLH juga menggandeng lurah, kades dan RT/RW setempat untuk bisa menyebarkan informasi tentang perda larangan buang sampah sembarangan kepada masyarakat. “Ini kita bersama-sama dengan pihak desa menginformasikan kepada masyarakat. Supaya menjaga dan patuh akan perda ini,” tambah mantan camat Batu ini.  

Lalu apa sih sanksi bagi mereka yang membuang sampah sembarang? Menurut Arief, masyarakat akan dikenai denda maksimal Rp 1 juta. 
 

Arief menegaskan, perda diberlakukan agar masyarakat juga tidak menganggap remeh masalah sampah. Masyarakat harus sadar betapa pentingnya membuat sampah pada tempatnya. Terlebih saat ini sudah banyak fasilitas untuk membuang sampah pada tempatnya. 
 

Apalagi Kota Batu merupakan kota wisata. Seharusnya  warga  malu kepada  wisatawan jika membuang sampah bukan pada tempatnya. “Harapannya, ke depan itu masyarakat sudah terbiasa dengan membuang sampah pada tempatnya agar mereka pun nyaman,” kata Arief. (*)

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

  • Hotman Paris Akan Bantu Baiq Nuril Selesaikan Kasus Hukummya

    Kasus yang mendera guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril tampaknya mengundang simpati dari pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Pengacara kondang Indonesia ini siap membantu guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril yang menjadi korban pelece

  • LSM Laporkan Guru Pelaku Pencabulan Murid ke Polisi

    Kasus pelecehan seksual yang dialami oleh salah satu siswi SMPN di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, oleh oknum guru menjadi viral. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Perempuan dan Anak (Sapuan) pun turun tangan dan melaporkan kasus ini ke kepol

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->