Anak Didik Curigai Pelaku Berasal dari Selatan Kota

Hengki Dinata, putra pertama pasangan Almarhum Didik dan Suprihatin (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)
Hengki Dinata, putra pertama pasangan Almarhum Didik dan Suprihatin (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)

BATUTIMES - Anak korban pembunuhan Didik (56) dan Suprihatin (50), Hengki Dinata (33) menaruh kecurigaan terhadap rekan bapaknya, Didik yang menjadi korban pembunuhan.

Hengki, mencurigai seseorang dari wilayah selatan Tulungagung, sebut saja Garong. Orang itu kata Hengki pernah minta tolong pada orang tuanya untuk mengheregistrasi kendaraanya. Sayang, BPKB motor itu dihilangkan oleh Didik. 

Sehingga, Garong meminta ganti rugi BPKB itu dengan meminta Didik untuk membeli kendaraannya. 
"BPKB nya sama bapak dihilangkan, terus minta ganti rugi," tutur Hengki, saat ditemui di Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RS dr. Iskak, Jum'at (9/11).

Didik pun sanggup untuk mengganti rugi hilangnya BPKB itu dengan cara mengangsur.
Namun Garong tetap saja tidak mau tahu dan terus meminta ganti rugi pada Didik. 

Bahkan setiap menagih kepada Didik, Garong selalu ditemani satu lelaki dan menggedor-gedor pintu rumah Didik.
"Setiap ke rumah selalu menggedor-gedor pintu rumah, sehingga banyak tetangga yang keluar," imbuh pria bertubuh tambun itu.
Hengki berharap agar pelaku pembunuhan terhadap orang tuanya bisa segera tertangkap dan dihukum seadil-adilnya.

Seperti diketahui, pasangan Didik dan Suprihatin membuka usaha jasa pengurusan STNK. 

Keduanya ditemukan meninggal pada Kamis (8/11) oleh cucunya yang curiga, karena posisi tidur Didik yang tidak berubah sejak Selasa (6/11).
Keduanya ditemukan tak bernyawa dengan posisi berjauhan. Didik ditemukan di kamar tidur, sementara Suprihatin ditemukan bersimbah darah di ruang tamu depan. 

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
-->
  • Keluarga Korban Shock, Banjir Tangis di Dapur Pasca Aksi Keji Guru

    Keluarga besar Barno (65) dan Musini (60) tampak shock dan berkumpul di dapur rumahnya yang sederhana. Barno dan Musini tiap hari tinggal bersama dengan anak nomer lima bernama Supiah (40) dan cucu lain bernama Asrul (30), Rojikin (19), Sucipto (7). "Sed

  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

  • Hotman Paris Akan Bantu Baiq Nuril Selesaikan Kasus Hukummya

    Kasus yang mendera guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril tampaknya mengundang simpati dari pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Pengacara kondang Indonesia ini siap membantu guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril yang menjadi korban pelece

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->