Cegah Banjir saat Hujan di Kota Batu, Normalisasi Saluran Drainase dan Gorong-Gorong

Petugas saat membersihkan drainase di area Klemuk Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)
Petugas saat membersihkan drainase di area Klemuk Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Beberapa ruas jalan di Kota Batu pada saat memasuki musim hujan seringkali digenangi air bahkan banjir. Namun, memasui musim hjan kali ini, diprediksikan kejadian tersebut tak bakalan lagi terjadi. 

Mengapa demikian? Sebab  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu meningkatkan kinerja pembersihan drainase dan gorong-gorong yang ada di Kota Batu. “Setiap hari tim kami keliling mengecek drainase dan gorong-gorong di Kota Batu,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat.

Beberapa titik jalan sudah dilakukan pengecekan oleh tim, seperti di daerah Klemuk Kelurahan Songgokerto. Tim membersihkan area drainase yang dipenuhi dengan tanaman liar kini telah berfungsi. 

Kemudian di area jalan protokol seperti Jl Panglima Sudirman, Jl Diponegoro terlihat tim petugas mengecek satu per satu drainase yang ada di sana. Memang masih ada terdapat sampah, ada juga yang bersih. Ada juga yang grill drainase yang rusak.

Ia menjelaskan mengecek kondisi drainase dan gorong-gorong itu memang sudah menjadi kewajiban yang dilakukan oleh tim DPUPR Kota Batu. Tapi saat ini antisipasi musim hujan kegiatan itu lebih tingkatkan.

“Kalau sebelumnya dalam sehari cuma satu tim,  untuk antisipasi musim hujan ini ditingkatkan menjadi 2 tim. Ini salah satu cara kami agar kondisi saat hujan tidak terjadi  banjir atau genagan air,” imbuhnya kepada MalangTIMES.

Melihat memang seringkali saat drainase arau gorong-gorong itu tersumbat dengan sampah-sampah yang cukup besar. Seperti kasur, baju, ranting-ranting, material, dan sebagainya yang sering berada di dalam drainase dan gorong-gorong.

Tidak hanya gorong-gorong dan drainase, tetapi juga ketika ada grill drainase yang rusak akan segera mendapatkan respon. Tentunya agar tidak mengganggu pengguna jalan karena sangat membahayakan. 

Menurutnya prosentase jalanan rusak yang terjadi di Kota Batu ini rata-rata karena genangan air yang di jalan raya tidak mengalir. Sehingga mengakibatkan kondisi jalan itu mudah rusak. “Berapa presentase jalanan rusak karena air sifat genangan air. Sehingga kami berupaya terus agar tidak ada genangan air,” ujar Alfi, Sabtu (10/11/2018).

Dalam musim hujan saat ini lanjut Alfi tim dari DPUPR Kota Batu lebih siaga dan memberikan respon lebih cepat. Agar setiap kerusakan ataupun penyumbatan yang terjadi akan dilakukan pengamanan.

Ia pun berharap selama musim hujan yang diperkirakaan masih memiliki insensitas tinggi hingga bulan Februari mendatang, dengan meningkatkan kinerja lebih maksimal sudah tidak ada lagi genangan air maupun banjir. Bagi masyarakat Kota Batu yang mengetahui sudut-sudut genangan air bisa melaporkan kepada dinas terkait.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Blitar TIMES
-->
  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

  • Hotman Paris Akan Bantu Baiq Nuril Selesaikan Kasus Hukummya

    Kasus yang mendera guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril tampaknya mengundang simpati dari pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Pengacara kondang Indonesia ini siap membantu guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril yang menjadi korban pelece

  • LSM Laporkan Guru Pelaku Pencabulan Murid ke Polisi

    Kasus pelecehan seksual yang dialami oleh salah satu siswi SMPN di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, oleh oknum guru menjadi viral. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Perempuan dan Anak (Sapuan) pun turun tangan dan melaporkan kasus ini ke kepol

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->