Diduga Ada Benda Purbakala, Punden Rondo Kuning Bakal Digali

Tim BPCB saat memetakan lokasi terdapat benda purbakala yang akan digali di area sawah Punden Rondo Kuning (Nyi Sutinah) Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu, Kamis (22/11/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Tim BPCB saat memetakan lokasi terdapat benda purbakala yang akan digali di area sawah Punden Rondo Kuning (Nyi Sutinah) Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu, Kamis (22/11/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Dinas Pariwisata Kota Batu bersama Tim eskavasi dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Mojokerto melakukan eskavasi (penggalian yg dilakukan di tempat yang mengandung benda purbakala) di Punden Rondo Kuning (Nyi Sutinah) Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu, Kamis (22/11/2018).

Punden ini dilakukan ekskavasi setelah didapati laporan dari warga sekitar adanya struktur bangunan purbakala di Punden tersebut. Struktur itu diketahui dari batu bata kuno ini ditemukan di dalam tanah, saat warga membangun plengsengan tahun 2017 lalu.

Batu batu terdapat tiga lapisan membentuk susunan rata, berjajar dan sebagian batu bata rusak terkena akar pohon beringin. Lalu juga ditemukan beberapa batu andesit yang biasa digunakan untuk candi. 

“Ukuran batu bata secara kasat mata itu kurang lebih 40 centimeter menyudut di sisi Barat Punden. Kita menemukannya berceceran di atas punden,” ujar Ketua Tim Penggalian BPCB, Wicaksono Dwi Nugroho.

Untuk mengetahui lebih jelas lanjut Wicaksono, perlu dilakukan penggalian di bawah tanah. Akan tetapi untuk melakukan penggalian itu tidak bisa dilakukan langsung.

“Yang kita lakukan ini sekarang hanya persiapan untuk besok(Jumat, 23/11/2018). Jadi harus ada ritual dulu sebelum digali, untuk menghormati. Ini sebagai masukan dari orang tertua dan dihormati di sini dan masyarakat,” imbuhnya.

Karena itu mereka melakukan pemetaan terlebih dahulu, di mana saja yang akan dilakukan penggalian.

Diduga dari sebaran situs purbakala, Punden Rondo Kuning ini berada di tengah beberapa situs purbakala. Satu kilometer arah Barat Punden Rondo Kuning terdapat Candi Songgoriti. 

Lalu Satu kilo di sebelah Utara Punden Rondo Kuning terdapat temuan Tempayan Batu di Desa Gunungsari. Sedangkan kurang lebih satu kilometer arah Timur terdapat fragmen Arca Siwa yang berada di samping Puskesmas Batu Jl Samadi Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu.

Kemudian dari arah Barat Daya kurang lebih dua kilometer dari Punden Rondo Kuning terdapat Punden Sinto Mataram yang juga ada fragmen arca dan di sebelah Selatan terdapat temuan ceceran batu andesit di Desa Pesanggrahan.

Sementara itu Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Batu Winarto menambahkan, untuk saat ini tim melakukan pemetaan. Sehingga besok (Jumat) usai ritual akan dilaksanakan penggalian dibawah tanah. 

“Penggalian ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu. Kemungkinan seperti di Dusun Jeding, Desa Junrejo di sana didekat punden ada petirtaan. Dilihat selama seminggu kemudian, karena keyakinan warga di sini harus kita menunggu ritual," ucap Win.

Menurutnya di Kota Batu ini memiliki punden yang memang harus dilindungi dan dirawat. Apabila sudah menemukan hasil dari galian di Punden Rondo Kuning Nyi Sutiyah ini, kedepannya juga bisa dijadikan wisata sejarah. 

“Melihat memang kedepan kita juga fokus pada wisata budaya atau sejarah. Tetapi Kami fokus ke penggalian ini dulu. Jika selesai, seperti apa nanti kami koordinasikan dengan warga sekitar,” ujarnya. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->