Terlibat Puji Ati, Plt Bupati Tulungagung Tak Segan Sanksi Kepala OPD

Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo (foto : Joko Pramono/TulungagungTIMES)
Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo (foto : Joko Pramono/TulungagungTIMES)

BATUTIMES - Plt  Bupati  Tulungagung, Maryoto Birowo tak segan memberikan sanksi pada kepala OPD di lingkup Pemkab Tulungagung  yang terlibat  dengan Puji Ati. 
"Akan kita sanksi, kan undang-undangnya jelas," ujar Maryoto Birowo. 

Namun hal itu menunggu hasil penyelidikan yang saat ini masih dilakukan oleh pihak berwajib.
"Untuk  berita hoax  sudah ada yang menangani," kata Maryoto.

Sebelumnya, merasa namanya dicatut oleh Rohmad ‘Puji Ati’ Koerniawan alias Wawan, Kepala Kominfo Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono menyanggah hal itu. Dirinya merasa tidak pernah merasa menyuruh apalagi mendanai kegiatan Wawan untuk mengunggah ujaran kebencian di akun medsos ‘Puji Ati’.

“Terkait pernyataan Puji Ati di Polres dikatakan saya menyuruh apalagi mendanai itu tidak benar,” ujar pria yang akrab disapa Tranggono itu, saat menghadiri pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia Tulungagung, Senin (26/11).

Apalagi hingga saat ini dirinya tidak pernah sekalipun bertatap muka dengan Wawan. Dirinya mengetahui wajah Wawan hanya dari foto yang beredar di beberapa media daring.
Ada niatan dari Tranggono untuk menuntut balik pemilik akun Puji Ati, namun dirinya urungkan lantaran melihat kekurangan yang dimiliki oleh Wawan.

“Kalau memang merugikan saya akan menuntut balik, tapi orangnya seperti itu, kasihan,” ujar Tranggono.
Meski begitu dirinya akui beberapa kali dihubungi oleh Wawan.  Namun pembicaraan yang dilakukan lebih ke arah menasehati niatan Puji Ati untuk mengobrak-abrik  Pemkab.  
“Saya menghalangi agar itu tidak terjadi,” tutur ayah 2 putra itu.

Wawan dalam pengakuanya mempunyai alat canggih. Hal itu diungkapkan pada dirinya melalui telepon.
Seringkali Tranggono tidak mengangkat panggilan dari Wawan. Terakhir kali dihubungi oleh Wawan meminta pemancar radio pada dirinya. Alasanya pihak Kominfo melakukan survey untuk pemancar radio yang baru.

“Yang melakukan Survey Balmon (Balai Monitoring), bukan saya, minta saja pada Balmon saya jawab begitu,” terang Tranggono.
Dirinya menegaskan bahwa tidak pernah sekalipun memberikan uang atau imbalan pada Puji Ati. Hingga saat ini dirinya tidak pernah bertemu dengan Wawan.
“Saya tidak pernah (memberikan uang pada Puji Ati),” tandas Tarnggono.

Hingga saat ini dirinya belum mendapat panggilan dari pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lantaran namanya dicatutu oleh Puji Ati.
Wawan ditangkap oleh Timsus Macan Agung Polres Tulungagung pada Kamis (22/11) saat berada di rumah saudaranya di Gandusari, Trenggalek.

Dari hasil pemeriksaan, Puji Ati mengaku disuruh oleh sejumlah nama yang turut diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka ialah BL, HR, RA dan satu perempuan EN.
Dari tangan mereka dimankan beberapa barang bukti seperti 9 buah HP, 1 Laptop, ! modem dan 1 PB.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->