Ekskavator Mini Rp 800 Juta Untuk Keruk Sungai

Kepala DLH Kota Batu Arief As Siddiq saat menunjukkan Ekskavator mini di TPA Desa Tlekung Kecamatan Junrejo. (Foto: Istimewa)
Kepala DLH Kota Batu Arief As Siddiq saat menunjukkan Ekskavator mini di TPA Desa Tlekung Kecamatan Junrejo. (Foto: Istimewa)

BATUTIMES - Untuk membantu mengatasi permasalahan pendangkalan sungai di Kota Batu, Pemkot Batu beli ekskavator. Ekskavator itu dibeli satu unit seharga Rp 800 juta dengan menggunakan Anggaran Perubahan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. 

Saat ini satu unit ekskavator atau alat itu sudah didatangkan dan berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Tlekung Kecamatan Junrejo. Ekskavator itu dibeli karena permintaan masyarakat kepada Pemkot Batu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, ekskavator itu dihadirkan karena permintaan dari masyarakat. Melihat banyaknya sungai-sungai di Kota Batu yang cukup dangkal.

“Sehingga dengan hadirnya ekskavator itu, untuk membantu atau mempermudah dan perbaikan mengeruk sungai yang dangkal,” ujar Arief, Jumat (30/11/2018).

Ia menjelaskan beberapa titik sungai yang dirasa dangkal, sehingga perlu dikeruk. Antara lain di Jl Lesti Kelurahan Sisir, Kelurahan Temas, Desa Mojorejo, dan sebagainya. Tentunya dengan adanya alat keruk itu untuk membantu agar saat air debit air mulai tinggi tidak meluber.

“Salah satu solusinya juga agar tidak meluber yang nenyebabkan air masuk ke rumah warga. Melihat memang seringnya air sungai masih meluber,” imbuhnya. 

Dangkalnya sungai itu rata-rata lanjut Arief, mencapai 2 meter. Sehingga sangat perlu dilakukan pengerukan. Selain itu faktor yang membuat dangkalnya sungai karena kurangnya kesadaran masyarakat tentang fungsi sungai, dan kebiasaan jelek masyarakat yang masih sering membuang sampah sembarangan.

“Pendangkalan sungai itu terjadiniuga karena masyarakat itu masih sering membuang sampah di sungai dan sebagainya,” kata mantan Camat Batu ini.

Menurutnya jika memang alat tersebut masih dirasa kurang untuk mengatasi pendangkalan sungai, tidak menutup kemungkinan dilakukan penambahan lagi. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->