Jawara Domba Kambing Piala Presiden 2018 di Kota Batu Diborong Orang Lumajang

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat memberikan piala kepada salah satu pemenang Silatnas ke & Piala Presiden 2018 Domba dan Kambing di Jatim Park 2, Minggu (9/12/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat memberikan piala kepada salah satu pemenang Silatnas ke & Piala Presiden 2018 Domba dan Kambing di Jatim Park 2, Minggu (9/12/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal TNI (Purnawirawan) Moeldoko tutup Silaturhami Nasional ke 6 & Piala Presiden 2018 Domba Kambing di Kota Batu, Minggu (9/12/2018). 

Dalam perlombaan ini ada 17 pemenang, para pemenang itu dikuasai warga Lumajang Jawa Timur.

Totalnya ada 600 kambing yang berebut juara dalam kontes ini. 

Kategori yang dilombakan pun ada 17 kategori.

Moeldoko mengatakan market kambing di dalam negeri menjanjikan. 

Jika digarap dengan baik pasti menghasilkan yang luar biasa. 

“Semua wilayah bisa mengembangkan kambing. Proses berbisnis bisa dikenali dengan baik,” ujarnya. 

Dari kegiatan ini ia melihat bahwa perkembangan perternakan kambing sangat pesat. Terlebih aktor dari peternakan ini adalah anak-anak muda. 

“Dulu peternakan masyarakat desa banyak dilakukan orang-orang yang tua. Dan ternyata sekarang sudah beda, aktor anak muda memikirkan bisnis kambing melalui online dan ini perubahan yang signifikan,” imbuhnya.

Hanya saja saat ini peternakan kambing dan domba belum banyak dilirik oleh pemerintah. 

Karena itu para peternak menginginkan adanya subsidi ke depan khusus kambing dan domba.

“Akan saya sampaikan, subsidi untuk kambing dan domba ke depan. Pemerintah agar bisa memberikan subsidi tidak hanya fokus pada sapi dan unggas,” ujar pria yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Joko Widodo Makruf Amin ini. 

Sementara itu Ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Yudi Guntara Noor menambahkan selama ini belum ada subsidi untuk kambing dan domba. 

Karena itu agar mendatang pemerintah tidak hanya terfokus pada unggas dan sapi.

“Pemerintah harus melirik selain sapi dan unggas. Karena kambing ini juga berpotensi diekspor melihat kualitas yang mulai bagus,” ujar Yudi. 

Sedangkan event ini digelar untuk memberikan ruang kepada para peternak atau penghobi kambing dan domba. Kegiatan ini digelar pada 7-9 Desember 2018. 

Betikut daftar Pemenang Kontes Domba Piala Presiden 2018. 

Juara Seni Ketangkasan Domba Garut Piala Presiden 2018. 

Untuk kategori Domba Garut Kelas A, nama kambing Torano, pemilik Dedih Goenawan dari Kabupaten Bandung. 

Kelas B, nama kambing Raden, pemilik Faikar/Zeni Jaenudin dari Kabupaten Bandung Barat. 

Di Kelas C, nama kambing Barca, pemilik Edi Sunardi dari Kab Bandung.

Di kelas Ekstrem juara I dimenangkan oleh kambing Leson, pemilik Ade Ridono dengan berat 149,8 kilogram dari Lumajang. 

Juara II oleh kambing Predator, pemilik Khoirul, dengan berat badan 144,8 kilogram dati Lumajang. 

Juara III oleh kambing Anoman, pemilik Dardiri, beratnya 138 kg asal Kediri. 

Di kelas Jenis Senduro pemenangnya untuk Jantan D, nama kambing Gatot Kaca, pemilik Ali Baswar dari Lumajang dan Betina D, dimenangkan kambing Ganda Suli, pemilik Imam, dari Lumajang.

Kategori Jantan C, dimenangkan kambing Ronaldo, pemilik Anton Novel dari Luamajang. 

Dan Betina C, dimenangkan oleh kambing Tasya, pemilik Giman, dari Lumajang. 

Jantan A, nama kambing Predator, pemilik Khoirul, dari Lumajang. Betina A, dimenangkan kambing Tara, pemilik Joko, dari Lumajang.

Untuk Jenis Peranakan Etawa (PE), kategori Jantan A, dimenangkan kambing Bejo, pemilik Alviano Farm, dari Mojokerto. 

Betina A, nama kambing Mawar Putih, pemilik Alviano Farm, asal Mojokerto. 

Jantan B, nama kambing Junior Black, pemilik Eko Farm, adal Lumajang dan Betina B, nama kambing Nabila, pemilik Basays Farm, dari Sidoarjo.

Lalu Jantan C, nama kambung Joyo Ndaru, pemilik Lereng Semeru Farm, dari Malang. 

Dan Betina C, nama kambing  Ayu wijaya, pemilik Bagus Farm, dari Blitar. 

Jantan D, nama kambing Jawara, pemilik Yanto Farm, dari Lumajang. 

Betina D, nama kambung Kiyoko, pemilik Emde Farm, asal Jombang. 

Sedangkan Jantan E, nama kambing Jojo, pemilik Matsuko, asal Banjarnegara. 

Betina E, nama kambing Shakira, pemilik Risky Farm, asal Purbalingga.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->