Ditawar Rp 150 Juta, Kambing Asal Lumajang Ini Beratnya Mencapai 149,8 kilogram

Ade Ridono bersama kambing miliknya bernama Lesno di halaman parkir Jatim Park 2. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Ade Ridono bersama kambing miliknya bernama Lesno di halaman parkir Jatim Park 2. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Ditawar Rp 150 juta, kambing ini punya berat mencapai 149,8 kilogram. 

Kambing ini diberi nama Leson jenis kambing etawa senduro yang dimiliki oleh Ade Ridono asal Kecamatan Seduro Kabupaten Lumajang. 

Kambing pemenang karegori kelas Ekstrem Silaturhami Nasional ke 6 & Piala Presiden 2018 Domba Kambing di Kota Batu, Minggu (9/12/2018) itu berusia 4 tahun. Pejantan ini memiliki tinggi 107 cenimeter. 

Ia mengatakan untuk bisa merawat kambing hingga memiliki berat 149,8 kilogram itu bukan pekara yang mudah. 

“Tentunya ada banyak perawatannya, terlebih pada makanannya,” ungkap Ridono.

Konsumsi makan untuk Leson itu dalam satu hari bisa menghabiskan kurang lebih Rp 100 ribu.

Antara lain banyak memberikan comboran ekstra, lalu ada konsentrat penggemuk, konsentrat susu A, beras kacang hijau dan tumpi (dedek jagung), dan kulit kedelai.

“Lalu juga minum susu bubuk khusus kambing. Kalau daun-daunan biasa itu tidak akan ngefek ke pertumbuhan, jadi ada tambahan ini,” imbuh pria yang juga TNI AD ini. 

Selain itu setiap satu Minggu sekali rutin diberikan vitamin. 

Resep-resep itulah yang akhirnya membuat kambing tersebut memiliki berat badan yang diharapkan.

Tetapi sebelum kambingnya itu mengikuti kontes di Kota Batu memiliki berat 153 kilogram. 

Hanya saja mengalami stres karena perjalanan selama 7 jam sehingga berat badannya mengalami penurunan.

“Kambing kalau diajak ke luar kota ikut lomba seperti ini pasti stres. 

Ujung-ujunnya pasti gak nafsu makan, efeknya berat badan turun,” imbuhnya saat ditemui di halaman parkir Jatim Park 2. 

Menurutnya kambingnya itu sudah memiliki beragam prestasi diajang bergengsi beberapa daerah. Karena prestasi tentunya membuat harga jualnya tinggi. 

“Ditawar Rp 150 juta tapi saya enggak mau. Karena saya masih mau mengembangkan lagi. Dan enggak mudah merawat kambing ini,” tambah Ridono. 

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->