Ada Jalan Khusus Menuju Landing Paralayang, Maksimalkan 2 Wilayah

Para atlet pelatnas saat landing di lapangan Songgomaruto Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Para atlet pelatnas saat landing di lapangan Songgomaruto Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Upaya mengurai kemacetan di Kota Batu terus dilakukan. Salah satunya bakal menghubungkan atau membuat jalan antara Desa Sumberejo dan Kelurahan Songgokerto. Jalan tembus ini salah satu penunjang untuk melintasi landing paralayang yang bakal direnovasi di lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

Rencananya jalan tembus itu akan dibangun sepanjang kurang lebih sekitar 2 kilometer. Dengan rute dari Desa Sumberejo, melewati sekolah Al-Izzah, dan tembus ke pertigaan Klemuk Kelurahan Songgokerto. “Kalau dari jalan ini  bisa langsung menuju ke luar wilayah,” kata Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu Alfi Nurhidayat.

Sepanjang jalan 2 kilometer itu bakal memiliki lebar itu 9 meter, dengan rincian badan jalan 5,5 meter. Ditambah dengan pedestrian kiri dan kanan masing-masing 1,5 meter.  “Rencananya pembangunan itu akan direalisasikan paling lama tahun 2020 mendatang. Dari jalan tembus itu juga akses ke landing paralayang nantinya,” imbuhnya, Selasa (22/1/2019). 

Alfi menambahkan bahwa rencana awal anggaran itu bakal mengajikan ke pemerintahan pusat atau dari APBN.  “Jika tidak memungkinkan menggunakan APBD, tapi kami ajukan pemerintah pusat. Tetapi jika memungkinkan tahun ini masuk di PAK bulan Juni," tambah pria yang juga dosen ini. 

Sementara itu, pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menjelaskan jalan tembus itu untuk medukung dan menyelaraskan  perluasan area landing paralayang. “Landing paralayang akan direnovasi dengan standart international, sehingga harus ditunjang dengan infrastrukturnya juga,” ujar Imam. 

Sebab selama ini untuk menuju landing ini akses jalan melewati rumah warga dengan ruas jalan yang sempit. Sehingga diperlukan jalan yang layak.  Pembangunan jalan tembus ini melibatkan beberapa pihak, seperti Dinas Bina Marga, Dinas Pariwisata, Kelurahan Songgokerto, dan masyarakat. “Rencana nanti akan ada tukar guling dengan pihak sekolah Al-Izzah untuk memperlancar rencana ini,” tutupnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->