Mengapa Batu-Batu Ini Hidup, Bergerak, Menangis, dan Melayang?

salah satu batu unik (ytcrash)
salah satu batu unik (ytcrash)

BATUTIMES - Di sekitar kita, pastinya kalian sering menemui berbagai jenis batu. Namun tak semuanya memiliki keunikan dan kemisteriusan. 

Di beberapa tempat, ditemukan batu-batuan yang tidak saja unik, namun juga menyimpan sebuah kemisteriusan. Lalu, mana saja tempat penemuan batu dan apa saja jenis batu-batu yang dikatakan memiliki  keunikan dan kemisteriusan itu?

1. Batu Bayi Menangis, Garut

Batu berukuran besar di kampung Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa barat, ini salah satu bagian sisinya mirip kepala bayi. Batu itu kini mendapat julukan dari warga setempat dengan sebutan batu menangis.

Disebut batu menangis karena menurut rumor, banyak warga yang secara kebetulan mendengar suara menangis dari arah batu mirip kepala bayi itu. Selain itu, ada warga yang sempat melihat adanya air keluar dari kedua celah batu yang mirip mata pada batu ini.

2. Batu Kenong, Bondowoso

Ratusan batu megalitikum ini terletak di Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Bondowoso. Tercatat ada 362 batu menhir dengan rata-rata setinggi satu meter. Batu ini oleh warga disebut batu kenong karena ujungnya berbentuk kenong alat musik gamelan Jawa.

Sebagian di antaranya mendapat sebutan batu susu karena posisinya berdempet membentuk payudara seorang wanita. Batu-batu itu berada di satu lokasi serta juga ada beberapa yang berada di pekarangan warga. Menurut tim ahli cagar budaya nasional, batu-batu ini diperkirakan sebagai simbol kesuburan dan kemakmuran serta digunakan sebagai perontok padi.

Namun sebagian arkeolog, meyakini bahwa batu itu hanya merupakan sebuah batu yang digunakan sebagai penanda batas wilayah.

3. Batu UFO, China

Susunan batu berbentuk mirip piring terbang ditemukan di wilayah Sanggau, Provinsi Jiangsu, China pada Mei 2007 lalu. Seorang  insinyur dari biro batubara Shangrao menyebut, batu ini terbentuk pada masa sekitar akhir paleozoic carboniferous dan masa awal permian, sehingga diperkirakan batuan tersebut terbentuk sejak sekitar 300 juta tahun lalu.

Batu tersebut ditemukan di antara tumpukan batu di sekitar tambang batubara. Ukuran batu mirip piring terbang itu bermacam-macam. Ada yang berdiameter lebih dari 4,9 meter dan ketebalan antara 20 cm hingga 60 cm. Sedangkan berat batu tersebut sekitar 1 ton.

Dilaporkan batu ini memiliki tekstur yang sangat keras dan sangat berbeda dengan batu-batu yang ada di sekitar pegunungan itu. Keanehan lainnya, batu-batu itu berjajar secara horizontal dengan jarak masing-masing 46 cm.

4. Batu Hidup dan Bergerak, Rumania

Batu ini sudah menuai pro dan kontra dari kalangan ilmuwan. Para ilmuwan tidak sepakat bagaimana batu tersebut bisa tumbuh dan bergerak. Batu ini terbentuk sekitar 6 juta tahun lalu akibat adanya gempa bumi.

Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa pertumbuhan batu ini disebabkan oleh jenis magnet asing, campur tangan alien atau karena daerah itu memiliki kekuatan gaib. Salah satu lokasi di Rumania yang memiliki jenis batu ini adalah Desa Costesti. Di sini, batu ini disebut dengan trovant yang memiliki arti batu pasir yang disemen.

Setelah hujan turun, batu ini akan mulai tumbuh dari beberapa cm bahkan hingga mencapai 10 meter. Tidak hanya tumbuh. Batu itu juga bergerak dari satu tempat ke tempat lain.

Salah satu situs luar negeri menyebutkan, alasan mengapa batu ini bisa tumbuh. Setiap kali terjadi hujan, batu ini akan menyerap mineral yang terkandung di dalam air hujan. Mineral tersebut mengandung senyawa yang kemudian akan bereaksi dengan bagian dalam batu dan menghasilkan tekanan dari pusat batu ke arah luar sehingga volume batu pun akan bertambah.


Penambahan terjadi dengan rata-rata pertumbuhan empat  hingga lima cm per 1.000 tahun.  Pernah satu kali dalam sebuah penelitian, para ilmuwan membelahnya menjadi dua bagian dan mendapati bahwa batu tersebut terdiri dari pasir dan garam anorganik.

Selain itu, mereka mendapati lingkaran yang menyerupai lingkaran umur sehingga para ilmuwan juga menamainya bentuk anorganik yang hidup. Selain Rumania, ternyata jenis batu ini juga ditemukan  di Rusia, Kazakhstan dan Republik Ceko.

5. Batu Melayang, China

Seseorang bernama mister Ganghao pada 19 Juni 2009 mengambil sebuah foto di kawasan sekitar rumahnya di Kota Busan, China. Awalnya dia tidak melihat batu tersebut. Namun ketika ia meneliti foto-foto hasil jepretannya, terdapat pemandangan tak lazim dari salah satu gambar.

Tak disangka terdapat penampakan seonggok batu melayang di atas pepohonan. Seketika itu juga, ia menghubungi paranormal dan peneliti UFO untuk memecahkan misteri ini. Namun tidak ada yang bisa memberikan penjelasan pasti bagaimana hal tersebut bisa terjadi.

Bila di skala, batu itu diperkirakan seukuran mobil sedan. Ia juga mengklaim bahwa foto ini asli tanpa sentuhan editing apa pun. Namun banyak para netizen yang menganggap kota tersebut adalah hasil editing photoshop.
 

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->