Memaknai 3 Tahun Komunitas Save Street Child Malang

ave Street Child Malang (Foto: 4.bp.blogspot.com/MT)
ave Street Child Malang (Foto: 4.bp.blogspot.com/MT)

“Change will not come if we wait for some other person, or if we wait for some other time. We are the ones we’ve been waiting for. We are the change that we seek” Barack Obama

3 tahun lalu tepatnya 6 Maret 2012. Tidak ada yang tahu bahwa ide membuat sebuah gerakan yang bergerak dibidang anak jalanan dan marginal yang kemudian hari disebut Komunitas Save Street Child Malang itu semakin besar. Perjalanan 3 tahun yang penuh liku!

Di tahun awal kami berdiri kami sudah mendapat sindirian. Cibiran-cibiran bahwa komunitas ini bakal mati atau pertanyaan sinis “Mampukah kita?”. Komunitas Save Street Child Malang yang digerakan oleh anak ingusan dan kemarin sore ini.

Cibiran dan sindirian itu adalah cambuk buat kami bahwa kami bukan anak muda yang memilih lipat tangan, karena kami memilih untuk TURUN TANGAN.

Saya sebagai pegiat dalam Save Street Child Malang telah melihat masih banyak anak muda yang rela membagi waktu belajarnya, keluarga atau orang terkasihnya untuk memikirkan pendidikan anak jalanan.

Tahukah anda bahwa jumlah anak jalanan di Malang makin meningkat? Bahkan dari mereka telah putus sekolah 2 sampai 3 tahun? Tahukan anda juga bahwa mereka sudah tidak memiliki rumah?

Selama 3 tahun ini. Perlahan tapi pasti kami mencoba mengurai persoalan anak jalanan dari hulu ke hilir. Dari soal adek-adeknya sampai persoalan orang tua, kemudian dari soal konsen pemerintah dan Dinas Sosial dalam menangani anak jalanan. Dari semua itu, kita belajar bahwa untuk mengentaskan anak jalanan bukan hanya soal tanggung jawab pemerintah saja tapi juga soal kita sebagai masyarakat bahkan sektor private.

Pewarta : Rochmat Shobirin
Editor :
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->