Liburan Kampus Sebabkan Harga Telur di Kota Malang Anjlok

Pemberian pakan oleh penjaga kandang ayam petelor (Foto : Lukmanul Hakim/MalangTIMES)
Pemberian pakan oleh penjaga kandang ayam petelor (Foto : Lukmanul Hakim/MalangTIMES)

BATUTIMES - Musim liburan mahasiswa sebabkan permintaan telur menjadi menurun. 

Hal tersebut juga berimbas pada harga telur yang juga ikut menurun. 

Penurunan permintaan tersebut terjadi sejak pertengahan Januari lalu.

Berdasarkan pantauan MalangTIMES,  harga telur yang sempat melambung pada saat tahun baru lalu yang mencapai Rp 24 ribu/kg di pertengahan Januari lalu turun drastis pada harga Rp 18 ribu perkilo gram.

Muhammad Junaidi, selaku pemilik kandang ayam petelor Galih Putra di desa Tlekung Kecamatan Junrejo Batu mengatakan bahwa sepinya permintaan tersebut merupakan imbas dari musim libur mahasiswa di Malang yang kebanyakan pendatang dari luar kota.

"Harga telur itu turunnya mulai musim libur di kampus - kampus, soalnya permintaan telur menurun" ujar Junaidi.

Selain itu, ia juga menuturkan bahwa penurunan harga telur tersebut mendapatkan imbas yang cukup besar bagi para pedagang telur. 

Pasalnya, setiap hari ayam selalu bertelur dan menumpuk, sedangkan telur yang terjual sedikit.

Meskipun bisa habis, namun ia mengatakan bahwa hal tersebut tidak selaras dengan biaya perawatan ayam petelur yang harus dikeluarkan setiap harinya.

Dalam penjelasannya, Junaidi mengatakan bahwa penurunan permintaan telur ini terjadi sekitar 50 persen dari hari biasanya. 

Namun, ia masih melihat penyebab lain disaat masa libur kuliah selesai nanti. Apakah ada sebab lain selain akibat dari musim libur kampus di Malang.

"Kita lihat saja nanti pas mahasiswa sudah masuk apakah masih sepi permintaan" pungkasnya.

Namun, sebagian besar pembeli, mengatakan senang dengan adanya penurunan harga telur tersebut. Karena mereka tak harus merogoh kocek lebih dalam seperti yang mereka rasakan saat menjelang Natal tahun lalu.

"Langsung beli sekilo, kalo pas natal kemarin cuma bisa beli setengah kilo, sekarang tinggal tambahin dikit udah bisa beli sekilo" ujar Yati salah seorang pembeli.

 

Pewarta : Luqmanul Hakim
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->