Momen Valentine, Permintaan Bunga Mawar Turun 40 Persen dari Tahun Lalu

Bunga mawar merah orderan terbanyak dari pemesan (Luqmanul Hakim/Malang Times)
Bunga mawar merah orderan terbanyak dari pemesan (Luqmanul Hakim/Malang Times)

BATUTIMES - Jelang hari kasih sayang atau valentine yang jatuh pada Kamis (14/2/2019) besok, harga bunga mawar sudah mengalami kenaikan sejak Senin (11/2/2019) kemarin. 

Seperti yang diberitakan di MalangTIMES Pada Kamis (7/2/2019) lalu, petani bunga mawar yang tergabung dalam Gapoktan Gunung Sari Makmur, menaikkan harga bunga mawar  3 kali lipat dari harga semula Rp 1.000 per batang menjadi Rp 3.000 per batang.

Naiknya harga bunga mawar ini dikarenakan banyaknya pesanan bunga mawar menjelang hari Valentine besok. 

Nur Aziz selaku Wakil Ketua Gapoktan Gunung Sari Makmur mengatakan pesanan banyak datang dari luar kota seperti Semarang, Surabaya, Solo, Jakarta, Bali dan lain sebagainya. 

"Orderannya itu dari Semarang, Surabaya, Solo, Jakarta, Bali, dan lain lain" ujar Aziz.

Namun di tengah naiknya harga bungna mawar, Aziz menuturkan bahwa jumlah pesanan jelang valentine tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun kemarin. 

Ia menuturkan penyebabnya adalah karena hari valentine jatuh di hari Kamis. 

Biasanya Aziz menerima pesanan untuk jelang valentine sebanyak sekitar 30 ribu batang bunga mawar, saat ini turun sekitar 40 persen yang hanya 17 ribu batang pesanan yang ia terima.

"Tahun kemarin dapet pesanan sekitar 30 ribu batang, sekarang turun sekitar 40 persen, kurang lebih 17 ribu pesanan. Soalnya hari Kamis kalau pas weekend mungkin ramai," ujar Aziz.

Ia menuturkan bahwa selain karena jatuh di hari Kamis, ia menuturkan bahwa turunnya pesanan tersebut karena pengaruh dari fatwa haram dari MUI tentang valentine day yang ramai di beritakan. Sehingga, beberapa kota selain pulau Bali mengalami penurunan permintaan bunga mawar.

"Kan sekarang ada fatwa haram tentang valentine, sedangkan di Bali kan mayoritas non muslim, jadi cuma di Bali aja yang banyak" ujar Aziz

Kendati demikian, ia tetap mempertahankan kualitas bunga mawar pesanannya di tengah musim hujan dengan perawatan maksimal terhadap bunga mawar. 

Dengan seperti itu, pemesan tidak akan merasa dikecewakan karena kualitas yang tetap baik di tengah musim hujan. 

Penurunan pesanan serta biaya perawatan ekstra yang harus diberikan kepada bunga mawar agar kualitas tetap terjaga.

Pewarta : Luqmanul Hakim
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->