2025 Illuminati Lenyapkan Indonesia, Ini Kata Ustad Abdul Somad

Screenshot video Ustad Abdul Somad sikapi gerakan Illuminati (Ist)
Screenshot video Ustad Abdul Somad sikapi gerakan Illuminati (Ist)

BATUTIMES - Keberadaan Illuminati bukan isapan jempol atau hanya isu belaka. Berbagai gerakan para pengikut yang direkrut oleh organisasi misterius yang didirikan tanggal 1 Mei 1776 di zaman pencerahan di Ingolstadt (Bavaria Atas) oleh Adam Weishaupt, kerap dikaitkan dengan berbagai konspirasi yang terjadi di dunia sampai saat ini.

Hal ini diperkuat dengan berbagai pernyataan dari para tokoh muslim, seperti Ustad Abdul Somad (UAS), Buya Yahya, Ustad Haikal Hassan,Cak Nun, Habib Rizieq Shihab dan lainnya. Mereka berpendapat bahwa Illuminati berkaitan dengan Freemasonry sebagai organisasi  made in Yahudi yang bahkan memiliki kepentingan untuk Zionisme. 

Dalam ceramah UAS (19 November 2018) secara terang dinyatakan Illuminati bukan isapan jempol atau sekedar isu. Bahkan, UAS menyampaikan organisasi di bawah Yahudi dengan dukungan finansial dan politik yang kuat ini, memiliki rencana untuk 'melenyapkan' Indonesia di tahun 2025.

"Bagaimana kita menghadapinya ? Dengan iman yang kuat dan persatuan yang kuat juga. Ancaman Illuminati dan freemansonry bukan isapan jempol," ucap UAS.
Ustad yang menjadi salah satu penceramah yang digemari di Indonesia ini, mencontohkan berbagai kekuatan para pengikut Illuminati. Misalnya, mengenai kekuatan politik mereka di PBB. Dimana di tahun 1980, PBB telah dikuasai oleh Yahudi yang merupakan penyokong organisasi yang terus tumbuh dan membesar di berbagai sendi kehidupan manusia, sebanyak 60 persen.

"Apalagi saat ini. Ya, mereka menguasai sistem pemerintahan dunia. Makanya mereka ribut tentang Papua dan lainnya. Tapi masalah Palestina, diam. Karena mereka kebanyakannya Illuminati," ujar UAS.

Di kehidupan sehari-hari pun mereka membombardir masyarakat dengan berbagai program kemanusian dibalut dengan human care. "Tapi isinya adalah Yahudi," tegasnya.
Pola menggerogoti Indonesia pun tidak hanya melalui sistem pemerintahan saja. Lewat budaya pop sampai pada kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia.

UAS mencontohkan mengenai pemakaian pembalut wanita yang merupakan bagian dari konspirasi Illuminati. Dirinya menyampaikan isi pembalut wanita yang biasanya kapas diganti menjadi kertas. Padahal bahan kertas adalah kayu yang dijadikan pulp.

Sehingga muncullah berbagai penyakit terhadap wanita, dari kanker servik, rahim, kista dan lainnya. Pun dengan pemakaian Pampers bagi anak-anak balita. Semua ini, menurut UAS dikarenakan Illuminati yang merupakan Yahudi bertujuan melakukan penghancuran perempuan dan generasi manusia Indonesia.

Di bidang kesehatan di bawah bendera WHO, pun sama kondisinya. "Berapa banyak kita mengetahui obat-obatan yang masuk itu halal. Kita tidak tahu itu. Karenanya untuk memghadapi itu semua dibutuhkan kombinasi agama dan sains," tegas UAS.

Islam akan bangkit dengan dua pilar tersebut. Saat generasi-generasi muda Islam berbondong-bondong belajar ilmu pengetahuan dan memperkuat keimanan dan persatuan. Dengan cara inilah Illuminati dan Freemason tidak akan bisa bergerak leluasa dan meninggalkan sistem kehidupan dan logika manusia.

"Illuminati dan Freemason bukan isapan jempol dan isu semata. Hanya keimanan dan persatuan yang kuat yang bisa membendungnya," pungkas UAS. 

Pewarta : Dede Nana
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->