Dua Desa Siap Digelontor Bantuan Menteri Susi Pudjiastuti, Dinas Perikanan Belum Bisa Memastikan

Mina padi program penguatan ekonomi di perdesaan yang tahun ini direncanakan kembali digelontorkan Menteri Kelautan dan Perikanan (Nana)
Mina padi program penguatan ekonomi di perdesaan yang tahun ini direncanakan kembali digelontorkan Menteri Kelautan dan Perikanan (Nana)

BATUTIMES - Tahun 2019, Kabupaten Malang akan kembali digelontor bantuan dari pemerintah pusat. Khususnya dalam program mina padi yang ditujukan mengangkat potensi serta tingkat kesejahteraan masyarakat.

Rencana tersebut menjadi bagian program kerja dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dikomandani oleh Susi Pudjiastuti dengan landasan Nawacita ketiga pemerintah pusat.

Bantuan tersebut direncanakan akan menyasar dua wilayah yang ada di Kabupaten Malang. Serta terbilang bantuan yang besar dengan luasan area yang akan dijadikan mina padi. Misalnya, di lokasi Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, dengan rencana bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan seluas 20 hektar lahan mina padi.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perikanan Endang Retnowati atau biasa disapa Atik kepada MalangTIMES. 

"Rencana bantuan dari kementerian Insya Allah ada untuk mina padi. Saat ini kita lagi melakukan survei lapangan di dua wilayah sasaran," kata Atik, Kamis (14/02/2019).

Survei lapangan yang dilakukan oleh pihak Dinas Perikanan Kabupaten Malang terkait persoalan lahan untuk mina padi itu sendiri. Serta berbagai hal teknis lainnya.

"Yang pasti kita akan lakukan survei di dua lokasi. Satu Desa Jambuwer, Kromengan, dan lainnya masih dalam proses identifikasi wilayah yang cocok dengan program mina padi," ujar Atik.

Rencana penggelontoran bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut, pihak Dinas Perikanan belum bisa memberikan informasi kepastiannya. Baik anggaran maupun teknis lainnya. Namun informasi tersebut telah disampaikan dalam Musrenbang Kecamatan di wilayah Kromengan.

Dimana tahun 2019 Desa Jambuwer, Kromengan, akan mendapat bantuan program mina padi dengan luasan 20 hektar. Bahkan, kesiapan lahan tersebut, menurut Kepala Desa Jambuwer Tuwuhadi, telah dipersiapkan. "Untuk lahan kita siap," ujarnya singkat.

Bahkan, dari informasi lain, usulan program mina padi yang sebenarnya diajukan hanya 5 hektar luasannya, ternyata disetujui sampai 20 hektar.

Rencana tersebut tentunya menggembirakan pihak desa. Walaupun secara tegas Atik menyampaikan, sampai saat ini belum memastikan mengenai kepastiannya.

Belum bisa memastikan. Kita lagi mempersiapkan proposalnya. Hasilnya tetap berada di pusat. Yang pasti kita memang telah survei di satu wilayah tersebut," pungkasnya.

Pewarta : Dede Nana
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->