Bawaslu Tertibkan APK Terpasang di Tempat Berbayar

Petugas Satpol PP dan Bawaslu membuka APK yang terpasang di sekitar patung kuda, Karangente Banyuwangi.
Petugas Satpol PP dan Bawaslu membuka APK yang terpasang di sekitar patung kuda, Karangente Banyuwangi.

BATUTIMES - Bawaslu Banyuwangi menertibkan sejumlah alat peraga kampanye (APK) yang dianggap melanggar Kamis (14/2/19). APK yang copot ini dianggap melanggar ketentuan yang dikeluarkan Bawaslu. Pasalnya, APK tersebut dipasang di lokasi yang dikenakan retribusi pajak daerah.

Penertiban kali ini dilakukan bersama petugas Satpol PP Kabupaten Banyuwangi. Karena APK yang ditertibkan berukuran besar, petugas Bawaslu meminta bantuan kendaraan snorklift dari Dinas Pekerjaan  Umum Banyuwangi. Sebelum ditertibkan, pihak pemasang APK sudah lebih dulu diberikan peringatan untuk membuka APK tersebut.

Ada 9 APK yang ditertibkan hari ini. Seluruhnya terpasang pada bilboard berbayar. Lokasinya tersebar di empat Kecamatan, yakni Kecamatan Kota Banyuwangi, Kabat, Rogojampi, dan Wongsorejo. Lokasi pertama yang ditertibkan adalah APK capres-cawapres di sekitar Patung Kuda, Karangente, Banyuwangi.

Komisioner Bawaslu Banyuwangi Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Anang Lukman menyatakan, penertiban APK kali ini memang menyasar APK yang terpasang pada bilboard. Penertiban itu, lanjutnya, merupakan tindak lanjut laporan dari Panwascam. “Karena (Panwascam) tidak bisa menertibkan akibat keterbatasan Satpol PP di tingkat kecamatan,” terangnya.

APK tersebut, menurut dia, terpaksa ditertibkan karena dipasang di tempat yang dikenakan retribusi pajak daerah. Hal ini melanggar Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 1990 Tahun 2018 tentang metode pengawasan kampanye. “Tadi di wilayah Kalipuro ada satu APK yang akan kami tertibkan, tapi sudah lebih dulu dibuka oleh pihak pemasangnya,” katanya.

 

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->