Hasil Survei, Kalangan Anak Muda Cenderung Pilih Calon dengan Ideologi Kuat

Ilustrasi (mitra wacana)
Ilustrasi (mitra wacana)

BATUTIMES - Hasil survei lembaga riset Adiwangsa menunjukkan anak muda cenderung memilih calon dengan ideologi kuat. Para pemuda pun dinilai lebih realistis saat akan menjatuhkan pilihannya dalam Pemilu 2019.

"Anak muda cenderung berpegang teguh pada ideologi, dan mereka sangat rasional saat memilih," kata Direktur Lembaga Adiwangsa, Mahatva Yoga,  kepada wartawan.

Menurut Yoga, anak muda cenderung memilih calon intelektual dan tidak sekadar melihat partai politik yang dinaungi. Figur yang dipilih kebanyakan dilihat sepak terjang serta visi dan misinya untuk mewakili golongan pemuda itu sendiri. "Mayoritas dari hasil pilihan anak muda cenderung ke basis agama dan ideologinya kuat," jelasnya.

Pria berkacamata itu menjelaskan, jumlah pemilih pemuda juga menunjukkan tren peningkatan. Alasannya karena ada rangsangan dari media sosial hingga media massa. 

Karakteristik calon dalam menyampaikan visi dan misi dalam berbagai kesempatan juga dinilai ampuh. Mulai dari media sosial hingga upaya terjun langsung ke wilayah pemilihan.

Bersentuhan langsung dengan masyarakat serta melakukan diskusi singkat juga dianggap sangat efektif. Di samping panfaatan media sosial yang cukup efektif untuk berkomunikasi dan berkampanye. "Seseorang yang awalnya golput kemudian memilih untuk menggunakan hak pilihnya lantaran pengaruh sosial mereka yang terbuka dengan pemilihan," jelas Yoga.

Yoga juga menyampaikan jika tren partisipasi politik di Malang Raya mengalami peningkatan. Hal itu berdasarkan survei yang dilaksanakan Lembaga Riset Adiwangsa sepanjang  November 2018 hingga Februari 2019. Tercatat, angka partisipasi masyarakat untuk turut melakukan pesta demokrasi mencapai 80 persen. 

 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->