Setelah Cupang, Terbitlah Stroke sampai Kematian

Ilustrasi ciuman cupang yang ternyata menyimpan kengerian (Ist)
Ilustrasi ciuman cupang yang ternyata menyimpan kengerian (Ist)

BATUTIMES - Cupang. Ini bukan nama ikan yang memiliki ekor warna-warni. Tapi sebuah aktivitas sepasang manusia saat melakukan hubungan badan. Baik yang dilandasi cinta kasih ataupun hanya didorong oleh birahi saja.

Ciuman cupang atau love bite. Begitulah kita mengenalnya. Ciuman yang dilakukan dengan cara menghisap dan menggigit leher maupun bagian tubuh lain pasangannya. Setelahnya terbitlah  tanda cupang berwarna merah atau kadang kebiruan seperti memar.

Aktivitas ciuman cupang terlihat menggairahkan. Tapi, ternyata dari berbagai kasus yang pernah ada menimbulkan dampak yang bisa bikin shock. Dari tertularnya virus, terkena stroke sampai pada kematian. 

Hal ini bukan isapan jempol belaka. Ciuman cupang yang dilakukan dengan cara menyedot dan menggigit bagian tubuh pasangan secara kuat dan penuh nafsu telah membuat seorang wanita bernama Maori (44), warga Selandia Baru, mengalami stroke ringan pada awalnya sampai menderita kelumpuhan pada lengan tangan kirinya.

Maori adalah salah satu korban keganasan cupang yang dilakukan oleh pasangannya saat melakukan hubungan badan. Sang kekasih memberinya ciuman cupang di bagian leher Maori. Paska mendapatkan ciuman cupang tersebut, seperti dikabarkan oleh Daily Mirror di tahun 2016 lalu, darah menggumpal di bahian lehernya serta mengakibatkan stroke ringan dan menderita kelumpuhan pada lengan tangan kirinya. 

Bukan hanya stroke. Keganasan ciuman cupang juga telah merengggut nyawa seorang  remaja asal Mexico bernama Julio Marcio Gonzales (17). 
Dilansir oleh The Sun UK, Julio yang memiliki kekasih berusia lebih tua dari dirinya, yakni 24 tahun. Mengajaknya berkencan. Ibarat pasangan kekasih lainnya, Julio pun mengajak kelasihnya makan malam. 

Di momen itulah sang kekasih memberinya love bite. Ternyata, setelah Julio kembali pulang ke rumahnya, dirinya mengalami kejang-kejang lantas tak sadarkan diri. Nyawanya sudah tiada kala petugas medis tiba di rumahnya yang terletak di Iztapalapa, Mexico City.

Analisis dokter, Julio tewas dikarenakan pembuluh darah di lehernya membeku. Julio memgalami stroke dan kemudian meninggal karena darah tidak dapat mengalir ke otaknya.
Peristiwa isapan dan gigitan pasangan di leher atau bagian lainnya tersebut bukan isapan jempol. 

Situs DokterSehat.com pun membenarkan terkait bahaya ciuman cupang. Selain mengakibatkan stroke ringan sampai pada kematian, love bite juga bisa menimbulkan rasa nyeri sampai bisa terkena virus.

Dari lansiran DokterSehat dituliskan, di bawah kulit terdapat pembuluh darah kecil yang dikenal sebagai pembuluh kapiler. Pembuluh kapiler ini bisa pecah apabila ciuman atau gigitan pasangan dilakukan secara kuat karena birahi tak terkontrol. Pecahnya pembuluh inilah yang membahayakan pasangan yang dilanda asmara tersebut. 

Di tataran yang lebih ringan, ciuman cupang hanya akan membuat memar dan menimbulkan rasa nyeri. Rasa nyeri cupang akan reda kalau memarnya telah hilang dan biasanya akan hilang dalam kurun waktu beberapa minggu.
Di tataran lainnya ciuman cupang juga bisa membuat pasangan terkena virus. Kita tidak pernah mengetahui, misalnya pasangan kita sedang mengalami herpes. Saat ciuman cupang diberikan pasangan yang sedang terjangkiti herpes, maka virusnya akan menulari Anda.

Dengan berbagai resiko tersebut, tentu saja tidak boleh Anda sepelekan. DokterSehat menyarankan, meskipun kemungkinannya tidak besar, lebih baik Anda dan pasangan berjaga-jaga dengan cara hindari gaya berciuman ini.

 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->