Sempat Anjlok, Kini Harga Apel Kota Batu Melonjak Hampir Tiga Kali Lipat

Perkebunan apel di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Perkebunan apel di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Jika pada akhir bulan Januari lalu harga apel di Kota Batu hanya Rp 3.500 per kilogram, kini mulai merangkak naik. 

Harganya sudah merangkak di angka Rp 8 ribu per kilogram.

Tentunya harga ini sudah melegakan para petani apel di Kota Batu. 

Bagaimana tidak, saat harga apel mencapai Rp 3.500 per kilogram banyak petani menderita.

Karena biaya perawatan tidak sepadan dengan hasil yang didapat. 

“Ya kalau masa jaya itu dari angka 100 persen, 30 persen biaya perawatan 70 persen hasil panen. Tapi sekarang kan berbalik,” ungkap Agus Purnomo, petani apel.

Mulai berangsurnya harga apel itu disebabkan karena jarangnya buah musiman yang datang ke Kota Batu. Sebab salah satu alasan turunnya harga apel sebelumnya itu karena buah musiman.

“Harga murah itu karena buah musiman yang merusak. Seperti musiman buah rambutan, duku, mangga dan buah naga,” imbuhnya, Minggu (17/3/2019).

Buah musiman itu lanjut Agus, juga sangat berpengaruh pada harga apel. Selain dikarenakan panen raya buah apel di Kota Batu.

Diketahui di Kota Batu memiliki empat jenis buah apel. Yakni apel anna, apel rome beauty, apel manalagi, dan granny smith. Yang menjadi favorit itu apel anna dan manalagi.

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->