Journalist Camp Ajang Ikuti Perkembangan Zaman

Hijrah Eko Saputro memberikan materi sekaligus praktik dalam Journalist Camp (Igoy/Malang Times)
Hijrah Eko Saputro memberikan materi sekaligus praktik dalam Journalist Camp (Igoy/Malang Times)

BATUTIMES - Mengikuti perkembangan teknologi di era 4.0 saat ini tentunya sebuah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Sebab, kebutuhan tersebut merupakan salah satu sarana untuk tetap bertahan di zaman teknologi saat ini. Hal tersebut dikatakan oleh Fransiska Sri Handayani seorang siswa dan peserta dalam Journalist Camp yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Malang bersama Malang Times.com serta didukung Air Asia dan Indomaret di  Warung Pan Java Mulyoagung, Dau.

Ia mengatakan mendapatkan banyak pengalaman dari kegiatan tersebut. Fransiska mengatakan bahwa tak hanya pelajaran dari sekolah saja yang diperlukan, namun juga perlunya mengikuti perkembangan zaman yang sudah modern di era saat ini.

“Banyak pengalaman yang saya dapat disini, tidak hanya pelajaran saja yang saya dapatkan disini, tapi juga pentingnya mengikuti perkembangan zaman. Perkembangan zaman sudah modern, tapi kita sebagai anak – anak zaman now kok masih stuck di bawah saja,”  ujar Fransisca

Fransisca juga mengatakan bahwa di kegiatan yang sudah diikutinya selam tiga hari tersebut, ia mendapatkan banyak wawasan tentang perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi itu, disebutkannya dengan aplikasi yang berhubungan dengan sekolah, salah satunya website yang dijelaskan dalam materi di hari ketiga Journalist Camp. “Sekolah wajib punya aplikasi yang media online, salah satunya website,” ujar Fransisca kepada Malang Times.

Ia menuturkan website tersebut merupakan sarana promosi terhadap calon siswa baru untuk melihat profil sekolah tanpa harus datang langsung kesekolah. Kemudian, untuk website yang sudah ada, dikatakannya perlu untuk ditata kembali. Pasalnya di zaman “now” seperti yang ia sebutkan, tampilan design website menentukan closing dari tujuan website.

Ia juga mengatakan bahwa di kegiatan tersebut, ia mendapatkan pengetahuan tentang website yang saat ini masih hanya diajarkan di sekolah yang tingkatnya lebih tinggi. Sehingga dari materi Journalist Camp yang diterimanya hingga hari ketiga tersebut, ia mendapatkan pelajaran yang tidak didapatkan di sekolah dengan tingkatannya sekarang.

“Sebelumnya saya hanya pernah dengar saja, tapi tidak pernah tahu website, cuma pakai facebook dan instagram saja, tapi tidak pernah tahu jika bisa digunakan dan diedit sampai detail seperti itu,” jelasnya.

Sementara itu, ia mengatakan bahwa setelah kegiatan Journalist Camp tersebut, ia akan membuat akun instagram untuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang diikutinya saat ini. Sebab, selain untuk sarana dokumentasi dari setiap kegiatan OSIS, akun tersebut juga nantinya akan menjadi salah satu sarana promosi dari sekolah tempat dia belajar saat ini.

“Saya juga akan membuat website sekolah hidup kembali. Dulunya hidup, tapi sekarang mulai jarang digunakan lagi dengan konten yang kreatif,”pungkasnya.

Pewarta : Luqmanul Hakim
Editor : A Yahya
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->