Wow..!! Harga Kursi Carik Di Desa Dukuh Capai 60 Juta Hanya Untuk Ujian

Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

BATUTIMES - Pengisian posisi Sekretaris Desa Dukuh Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung disoal peserta yang mendaftar untuk mengikuti seleksi. Dalam keterangan yang disampaikan, TR (initial) mengatakan jika dalam pembukaan pendaftaran seleksi Sekretaris desa pendaftar dikenai biaya sekitar 3,5 juta, padahal pengisian jabatan bukan dilakukan dengan pemilihan melainkan hanya dengan ujian. 

"Hingga kemarin katanya yang daftar 16 orang, per orang dikenakan biaya 3,5 juta karena katanya ujian membutuhkan biaya 60 juta," kata TR memberikan keterangan hasil rapat yang di ikuti

Dirinya mempertanyakan tentang aturan penjaringan dan penjaringan perangkat desa yang sebenarnya sudah dibiayai Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes), namun di desa Dukuh tempat dirinya tinggal harus dibebani biaya sebesar itu. 

"Yang saya tahu sekarang ini biaya pendaftaran dan ujian itu gratis," paparnya

Menanggapi hal itu, Endro MA Mardoyo ketua panitia seleksi sekretaris desa Dukuh Kecamatan Gondang membantah meminta iuran pada peserta ujian seleksi. Pihaknya mengajukan anggaran ke Desa dan sesuai dengan prosedur yakni anggaran yang telah di susun sesuai kebutuhan dan di ajukan ke desa.

"Kita tak pernah minta anggaran ke calon, kita minta anggaran ke pemerintah desa sesuai susunan yang telah diusulkan beberapa panitia," kata Endro.

Anggaran yang dibutuhkan menurut Endro mencapai hampir 60 juta atau tepatnya 59 juta lebih yang sudah di sepakati antara panitia dan pihak pemerintah desa.

"Saya lupa untuk apa saja, tapi itu rinciannya sudah kita susun seusai dengan kebutuhan, biaya itu di anggaran dalam APBDes, begitu alurnya," jelasnya.

Tingginya anggaran yang di susun panitia menurutnya merupakan turunan atau kebiasaan dari seleksi perangkat desa sebelumnya.

"Dasar penyusunan anggaran kan dari yang sebelumnya, jadi kita musyawarahkan dengan panitia dan kemudian kita ajukan ke desa," terang Endro Senin (15/04) siang.

Berbeda dengan yang diungkapkan panitia seleksi, kepala desa Dukuh Sofwan mengatakan jika dirinya tidak ikut campur urusan penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang dilaksanakan di desanya. "Tanyakan langsung ke panitia, yang saya tau biaya itu termasuk honor panitia dan komputer," terangnya

Sofwan mengaku jika anggaran yang di alokasikan oleh pihak pemerintah desa adalah sebesar tiga juta rupiah. Urusan selanjutnya menurut kepala desa menjadi urusan panitia dalam menyusun kebutuhan. "Lah.. tanyakan langsung panitia, jika ada calon yang keberatan (biaya) seperti itu," paparnya.

Pewarta : Anang Basso
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->