Tahanan Polres Malang Kota Kebingungan Saat Mencoblos, KPU Akui Belum Lakukan Sosialisasi

Tahanan Polres Malang Kota yang mencoblos (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Tahanan Polres Malang Kota yang mencoblos (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

BATUTIMES - Ditahanan tak membuat seseorang kehilangan hak politik untuk menyalurkan suara dalam pemilu 2019. 

Hal itu seperti yang dialami 13 tahan Polres Malang Kota maupun lima Polsek jajaran.

13 tahanan tersebut memberikan suara melalui TPS yang sengaja didirikan KPU Kota Malang di ruang tahanan Polres Malang Kota.

Komisioner KPU, Kota Malang Azhari Husein menjelaskan untuk semua tahanan Polsek  memang sengaja dikumpulkan di Polres untuk memberikan hak suaranya. 

Dari sekitar 17 tahanan, memang ada beberapa yang secara pribadi tidak mau memilih atau mengurus form A5 atau pindah pilih.

"Sesuai surat edaran, yang kita terima di sini mereka sudah masuk data kita, sudah dilaporkan dari masing-masing Polsek," jelasnya.

Lanjutnya, untuk TPS di Polres Malang Kota, nantikany perhitunga suara akan masuk ke TPS  Samaan 1, dimana setelah pencoblosan selesai, surat suara juga akan dihitung bersamaan dengan TPS 1.

"Surat suara dibawa ke TPS 1 dan dihitung disana, jadi tidak dihitung di Polres," bebernya.

Sementara itu, dalam aksi pencoblosan, salah satu tahanan di Polres Malang Kota yang pertama kali mendapat giliran mencoblos, sempat mengalami kebingungan  saat mencoblos dengan banyaknya surat suara.

"Mas ini gimana, dicoblos dimananya ?," tanya salah satu tahanan yang pertama kali mendapat giliran  mencoblos

Saat itu, ia yang kebingungan akhirnya bertanya kepada salah satu petugas KPU yang berada di TPS di Polres Malang Kota. 

Petugas mengarahkan kepada tahanan tersebut untuk membuka kertas suara lantas segera memilih satu pilihan diantara surat suara tersebut.

Setelah itu, usai mendapat keterangan dari petugas KPU, tahanan  tersebut lantas segera melakukan pencoblosan sesuai arahan.

Menanggapi hal itu, Azhari juga membenarkan jika pihaknya masih kurang untuk melakukan sosialisasi di wilayah Polres Malang Kota, khususnya untuk para tahanan.

"Memang di Polres Malang Kota tidak sempat melakukan sosialisasi. Cuma kita melakukan sosialisasi kepada jumlah tahanan yang lebih banyak, seperti di Lapas, jamuan ke depan tentu akan lebih kami perhatikan lagi," pungkasnya.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->