Wagub Emil Janji Pemprov Segera Benahi Jalan Provinsi yang Rusak di Kota Blitar

Emil Dardak bersama Bupati, Plt Wali Kota dan Forkopimda Blitar usai meninjau coblosan di TPS Kanigoro Kab Blitar
Emil Dardak bersama Bupati, Plt Wali Kota dan Forkopimda Blitar usai meninjau coblosan di TPS Kanigoro Kab Blitar

BATUTIMES - Wakil gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak memastikan jalan-jalan provinsi yang berada di Kota Blitar dengan kondisi rusak parah, segera mendapatkan perhatian khusus.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui dinas terkait bakal menginventarisasi jalan-jalan provinsi yang berada di wilayah Jatim, termasuk di Kota Blitar yang dalam kondisi rusak. Data itu akan dimasukkan ke dalam daftar rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun ini. 

Dengan inventarisasi tersebut, dia berharap dan ingin memastikan pengerjaan perbaikan jalan rusak bisa segera dilakukan. Emil menyebut, dalam waktu dekat akan dibuat desain perbaikan jalan agar tidak mudah cepat rusak. "Itu jadi prioritas kami. Satu-satu kita pantau, kemarin check ada jalan rusak di Ponorogo-Pacitan, itu langsung jadi prioritas kami. Kami memang sedang hunting jalan-jalan provinsi yang rusak. Ini menjadi hal-hal yang akan masuk di RPJMD," jelas dia kepada awak media saat kunjungan kerja ke Blitar, Rabu (17/04/2019).

Emil memandang, arah jalan provinsi yang menghubungkan antara Blitar-Malang mesti menjadi poros transportasi Jatim sisi selatan. Beberapa waktu yang lalu, Wagub Emil menerima masukan dari Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar, jika jalan provinsi yang menghubungkan daerah Blitar dengan Malang harus segera diperbaiki atau direnovasi. "Yang jelas masuk di RPJMD, membenahi itu gak bisa langsung, artinya kita harus buat dulu gimana desainnya," ungkapnya.

Seperti diketahui, jalan-jalan provinsi yang berada di Kota Blitar rusak parah. Tepatnya di Jalan Kalimantan, Jalan Bali, Jalan Kenari, Jalan Palem dan Jalan Cemara selatan. Kondisi itu sudah berlangsung sekitar dua sampai tiga tahun terakhir dan hingga kini belum ada tindakan dari dinas terkait.

Terlebih, mendekati bulan Ramadan dan hingga Lebaran tahun ini, lazim jalur itu digunakan oleh pemudik. Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak, pemerintah Kota Blitar dan Pemprov Jatim mesti lebih intensif koordinasi untuk menyelsaikan persolan itu.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->