Sanksi Menanti Bagi ASN Kota Batu yang Jarinya Tidak Ada Bekas Tinta Ungu

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (kiri) bersama putrinya Ganis Rumpoko (kanan) menunjukkan surat suara seusai melakukan pencoblosan (Luqmanul Hakim/Malang Times)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (kiri) bersama putrinya Ganis Rumpoko (kanan) menunjukkan surat suara seusai melakukan pencoblosan (Luqmanul Hakim/Malang Times)

BATUTIMES - Aparatur Sipil Negara di Pemkot Batu akan dirazia jari mereka. Razia tersebut dilakukan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko terkait akan adanya sanksi terhadap para ASN Kota Batu yang tidak berpartisipasi saat saat pemilu pada Rabu (17/4/2019).

Dewanti mengatakan bahwa tidak ada alasan dalam bentuk apapun bagi para ASN tersebut untuk tidak melakukan pencoblosan. Sehingga razia jari tersebut akan dilakukan Dewanti dengan meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan  Sumber Daya Manusia (BKSDM) dan Satpol PPuntuk merazia jari para ASN pada Kamis (18/4/2019) besok. "Besok saya akan minta BKSDM dan Satpol PP merazia jari ASN. Tidak ada alasan untuk tidak mencoblos," tegas Dewanti kepada Malangtimes.com.

Lanjutnya, jika nantinya didapati adanya jari dari ASN yang tidak terdapat tinta ungu, maka ia akan berikan sanksi khusus kepada mereka. Pasalnya tanda tersebut dikatakannya merupakan simbol dari warga yang turut berpartisipasi terhadap kemajuan negara.

"Itu tanda bahwa sebagai ASN mereka harus menjadi contoh untuk menggunakan hak suaranya ketika pesta demokrasi ini. Nanti akan ada sanksinya" pungkasnya.

Pewarta : Luqmanul Hakim
Editor : A Yahya
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->