5 Hewan Berbahaya yang kadang Dispelekan, Ada Yang Punya Racun 10.000 Kali Lebih Ganas dari Sianida

Kadal air kulit kasar, hewan yang sangat beracun. (Theshinypeanut)
Kadal air kulit kasar, hewan yang sangat beracun. (Theshinypeanut)

BATUTIMES - Tak hanya hewan besar seperti singa, harimau, dan ular  yang berbahaya di dunia ini. Ada hewan-hewan kecil yang sering kita jumpai tapi kadang kita sepelekan justru merupakan hewan yang sangat mematikan.

Bahkan saking berbahayanya, hewan-hewan tersebut bisa membuat mereka yang terserang meregang nyawa secara perlahan. Penasaran bukan, hewan-hewan apa saja itu? Yuk kita simak informasinya mengenai hewan-hewan yang memiliki pertahanan mematikan seperti dirangkum dari the Shiny Peanut.

1. Kadal Air Kulit Kasar
 

Kita semua mungkin sudah pernah melihat kadal bukan. Namun jika kalian melihat kadal air kulit kasar ini, Anda patut waspada dan hati-hati. Sebab, kadal jenis ini memiliki racun yang sangat memantikan. 

Pada tahun 1960, terdapat tiga orang asal Oregon yang melakukan perkemahan ditemukan tewas secara misterius. Dan setelah diselidiki, mereka diduga tewas karena meminum kopi yang telah terkontaminasi oleh kadal air kulit kasar itu. 

Kadal ini bukan sembarang kadal. Dikutip dari Washington Post,  kadal ini memiliki racun 10.000 kali lebih mematikan daripada racun sianida.

Kadal ini banyak sekali ditemukan di pantai barat Amerika Serikat. Kadal yang memiliki kulit atas gelap dengan kulit bawah berwarna oranye ini sebenarnya tidaklah berbahaya jika dipegang. Kadal ini akan snagat berbahaya jika sengaja dimakan oleh pemangsanya.

Jika kadal ini terancam, kadal akan mendongakkan kepala dan ekornya ke atas, lalu dari sinilah kadal tersebut mengeluarkan racunnya.

2. Lalat Tse-Tse
 

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering sekali menjumpai seekor lalat. Lalat yang sering kita jumpai sering merupakan lalat yang hanya menyebarkan virus yang menganggu pencernaan.

Berbeda dengan lalat jenis Tse-Tse ini. Lalat yang banyak berada di Afrika ini bisa menyebarkan virus kantuk yang itu bisa menyebabkan hal fatal seperti kematian.

Dilansir dari Daily Mail, lalat ini memiliki gigi yang tajam untuk merobek kulit, sehingga mereka kemudian bisa dengan mudah menyuntikan virus masuk ke dalam jaringan kulit.

Dari data yang ada, lalat ini diwaspadai di 36 negara sub-Sahara. Selain itu, tercatat hampir 300 ribu orang telah meninggal akibat lalat Tse-Tse. Maka dari itu, Anda harus waspada.

3. Platypus
 

Hewan yang memiliki moncong seperti bebek ini dan terlihat sebagai hewan lucu ini ternyata juga memiliki racun yang  berbahaya.

Di kaki belakangnya, terdapat sebuah senjata yang bisa memberikan pukulan dan menyuntikkan racun kepada lawan atau sesuatu yang membuat mereka merasa terancam.

Jika tertusuk kelencar tajam dari hewan ini, akan merasakan sakit yang luar biasa tak tertahankan. Selain itu, tubuh  akan merasakan demam yang tinggi. Makanya jangan sampai terkecoh dengan hewan yang berbentuk lucu ini.

4. Burung Pitohoui
 

Penampilan burung yang satu ini memang tampak indah dan cantik. Namun siapa sangka, di balik warna khasnya yang sangat cantik, burung asal Papua ini menyimpan neurotoksin pada beberapa bagian tubuhnya.

Neurotoksin tersebut berada pada paruh, cakar, kulit maupun bulu.  Racun ini berguna untuk melindungi burung Pitohoui dari ancaman lawan atau para predator yang akan memakannya. Karena berbahayanya burung tersebut, makanya tak banyak orang yang berani menangkap burung tersebut.

5. Katak Panah Beracun
 

Katak ini bertahan dari predator dengan menggunakan racunnya. Predator yang akan memangsa katak ini tampaknya juga bakal pikir-pikir. Sebab, dengan sekali sentuh saja, katak ini mampu membunuh lawannya dengan mudah.

Katak ini memiliki racun yang dihasilkan dari kelenjar di bawah kulit. Kelenjar ini berasal dari senyawa kimia alkaloid yang ada pada hewan-hewan yang dimakan katak.

Katak panah yang paling berwarna cerah adalah katak yang paling berbahaya. Makanya kalau semua harus waspada dan berhati-hati jika menjumpai katak ini.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->