Mengenal Sosok AWA

Membangun Kabupaten Malang Berlandaskan Filosofi

Wahab Adinegoro. (Foto: Hamzah/malangtimes)
Wahab Adinegoro. (Foto: Hamzah/malangtimes)

MALANGTIMES – Berbicara mengenai pembangunan suatu daerah, tidak bisa dilepaskan dari dasar filosofisnya. Hal itulah yang dikemukakan Bakal Calon Bupati Malang dari jalur independen, Abdul Wahab Adinegoro.

Ditemui MALANGTIMES di kediamannya, ia mengemukakan, maju ke pentas politik, karena melihat kesalahan sistem perpolitikan yang jauh dari nilai filosofi pembangunan.

Menurutnya, patrun politik transaksional yang ditebarkan calon kepada rakyat adalah sumber permasalahan pembangunan daerah.

Politik transaksional ini adalah sumber masalah selama ini bagi pembangunan,” kata Wahab, beberapa menit lalu.

Politik transaksional, dalam pandangan dia, politik yang mengedepankan balas jasa dengan lingkaran setan di dalamnya.

Pengusaha dan pemodal yang memberi suntikan dana untuk pencalonan salah seorang tokoh, akan meminta kembali modalnya melalui proyek. Sehingga, pembangunan berbasis masyarakat akan dienyahkan begitu saja.

“Demikian pula dengan rakyat, ketika mereka memperoleh uang, sembako, dsb, dari calon, maka hubungannya selesai sampai di situ. Inilah yang saya sebut pembangunan tanpa dasar filosofis,” paparnya.

Maju melalui jalur independen, lanjut mantan wartawan ini, adalah jalan tepat melembagakan nilai filosofis sebuah pembangunan daerah.

Pasalnya, bila maju melalui jalur konvensional dengan kendaraan partai politik, pasti ada kepentingan diselubungkan.

“Saya pernah mau maju Bakal Calon Walikota Malang dulu, karena sistemnya melalui parpol dan di sana ada uang dan kepentingan akhirnya saya menolak,” timpalnya.

Karenanya, Wahab berharap, pada momen Pilkada ini mampu membenahi Kabupaten Malang dengan baik berlandaskan nilai filosofis kuat.

Pewarta : M Nasrul Hamzah
Editor :
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->