Sikapi Insiden Sleman, Manajemen Arema FC Ajak Aremania Berdonasi

Logo Arema FC (istimewa)
Logo Arema FC (istimewa)

BATUTIMES - Manajemen Arema FC mengajak Aremania memberikan donasi atau bantuan saat latihan Minggu (19/5/2019) sore di Stadion Gajayana. Donasi itu untuk meringankan beban Aremania yang kendaraannya rusak berat saat tur mendampingi Singo Edan ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. 

Kendaraan Aremania rusak dalam insiden kerusuhan antar-oknum suporter ketika Arema FC bersua PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5/2019).  Tercatat ada sekitar 40 kendaraan -di antaranya 5 bus dan sisanya roda empat - yang rusak. 

"Rata-rata rusaknya kaca pecah dan bodi ringsek. Pendataan akan terus dilakukan terakhir 22 Mei 2019 mendatang," ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji. 

Setelah melakukan pendataan, banyak Aremania yang memberikan saran agar dilakukan pengumpulan donasi untuk membantu meringankan beban rekan-rekan sesama suporter. "Langkah awal donasi, kami manajemen sudah memberikan sebesar 20 juta," katanya.

 Kini, rencana selanjutnya yakni manajemen dan Aremania membuka rekening bersama untuk mengumpulkan donasi dari Aremania. "Rencananya baru Senin depan (20/5/2019) untuk menampung Aremania luar kota yamg ingin menyumbang," tutur Sudarmaji. 

Sementara itu, langkah terdekat hari ini dilakukan manajemen Arema FC dan Aremania dengan mengajak masyarakat untuk menyaksikan latihan Singo Edan di Stadion Gajayana pukul 15.30 WIB dan sedikit memberikan donasi. "Langkah lainnya hari ini kami akan mengajak Aremania memberikan support moril kepada tim agar kembali semangat dalam latihan di Stadion Gajayana serta mengajak Aremania berdonasi," ungkapnya. 

Di sisi lain, manajemen juga akan membuka satu acara nonton bareng (nobar) saat Arema FC bertanding melawan Borneo FC pada Rabu (22/5/2019) mendatang. Rencananya, nobar tersebut dilakukan di salah satu gedung di Politeknik Malang dengan menerapkan tiket masuk. 

"Kemungkinan tiket seharga Rp. 10 ribu dan hasilnya semuanya didonasikan. Dan Aremania sepakat tidak akan mencari donasi di jalanan karena ini bukan peristiwa bencana alam. Jika memang ada, akan diingatkan secara preventif," tukas Sudarmaji. 

"Aremania sepakat bahwa donasi ini sifatnya santuan kepada mereka yang kendaraannya menjadi korban. Bukan menanggung seluruh biayanya," imbuhnya.

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->