Indonesian Housekeepers Association Berbagi Ilmu Kebersihan Ala Hotel ke Santri Alhidayah

Dari kiri pembaca duduk: Arif Hidayat Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Malang Raya Indonesian Housekeepers Association (IHKA). Foto Muklas BatuTIMES
Dari kiri pembaca duduk: Arif Hidayat Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Malang Raya Indonesian Housekeepers Association (IHKA). Foto Muklas BatuTIMES

BATUTIMES - Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Malang Raya menggelar bersih-bersih di Pondok Pesantren (PP) Alhidayah, pada (24/05/2019). Tak hanya bersih-bersih, IHKA juga berbagi ilmu, buka bersama dan memberikan tali asih di pondok yang terletak di  di Jalan Patimura Gg VI no 300.

Para personel dari berbagai hotel ini terjun langsung mempraktikkan di lapangan. Mulai merapikan kamar tidur, toilet, lantai. Kemudian, pembersihan bangunan, gedung, gudang, serta sekitar lingkungan PP.

"Dan semua sampah kami kumpulkan dan diangkut ke TPA. Jadi kami berbagi ilmu merawat hotel kepada para santri. Agar mereka bisa mandiri dan tentu menciptakan lingkungan indah," kata Arif Hidayat Ketua  Badan Pimpinan Cabang (BPC) Malang Raya Indonesian Housekeepers Association (IHKA) kepada BatuTIMES.com di sela-sela aktivitasnya bersama tim dan personel yang gemar bersih-bersih.

Pria asal Bogor ini menjelaskan, teknik menata kasur, seprei,  dan selimut biasanya berhubungan langsung dengan para santri dan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, cek dan merapikan selimut dan me-make-up adalah sangat penting untuk dikenalkan.

Sebab, hal itu mencerminkan pribadi seseorang.  Untuk itu, mulai hal kecil harus mendapatkan perhatian dan diopeni. Dengan cara merapikan dan bertindak membersihkan sudah masuk kategori nilai bagus. Namun, bila ditemukan hal yang kotor, harus sadar untuk bertindak cepat dibersihkan atau dicuci biar tidak bau. Karena jika tidak bersih dan bau, akan membuat tidak nyaman.

"Kami juga mengajari membersihkan kerak pada kamar mandi, toilet dan lantai. Juga ada fogging dan pakai alat penyedot debu. Biar bagus dan lebih cantik. Makanya, teori ini, kami lakukan seperti di hotel-hotel berkelas. Biar para tamu kerasan menyambut tamu baru. Intinya bersih itu harus mendetail. Inilah bentuk CSR kami, wajib hukumnya," jelas Arif.

Masih di tempat yang sama. Menjelang berbuka, para personel dan tim Indonesian Housekeepers Association (IHKA) mengadakan buka bersama. Kemudian, ditutup dengan memberikan santunan kepada para santri. Para vendor juga memberkan support aksi sosial tersebut dengan memberikan bantal, guling, peralatan kebersihan. Acara tersebut juga dihadiri Yuriko Limnyowati, Marketing Spring Air dari Surabaya. Juga Dedi Rohadi Bendahara IHKA Malang Raya.

Sementara itu,  Pengasuh Ponpes Alhidayah Habib Maulana Asyik sangat berterima kasih dan mengapresiasi tim dari Indonesia Housekeepers Association (IHKA) Malang Raya. Sebab, mau berbagi ilmu dan buka bersama dengan para santri Alhidayah yang muridnya datang dari berbagai wilayah se- Nusantara.

Apalagi, soal kebersihan sangat dianjurkan agama. Untuk itu kebiasaan bagus mulai bangun pagi dengan membersihkan tempat sekitar perlu dikenalkan sejak dini.  Agar kelak dewasa terbawa dan menciptakan budaya bersih-bersih. Dan menyempatkan waktu luang untuk menjaga lingkungan tetap bersih.

"Kami berterima kasi sudah dibantu bersih-bersih dan diberi peralatan kebersihan. Ini personel luar biasa. Sebab, bisa menciptakan jiwa revolusi. Semoga amal ibadah di bulan suci Ramadan diterima Allah SAW,  dan semoga diberikan tubuh yang kuat dan sehat semua, " harap dan doa Habib Maulana di depan para santrinya sambil berbuka bareng.

Pewarta : Muklas
Editor : Antara
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->