Berdiri Megah, Bangunan Masjid Sabilillah Kota Malang Simpan Makna Kemerdekaan

Masjid Raya Sabilillah. (Istimewa).
Masjid Raya Sabilillah. (Istimewa).

BATUTIMES - Warga Malang mungkin sudah tidak asing dengan nama Masjid Sabilillah. Selain kemegahannya, masjid yang berada di kawasan Blimbing itu juga banyak dikenal lantaran menyimpan banyak nilai sejarah.

Bahkan, sederet bangunannya pun menyimpan makna tersendiri. Jumlah pilar, tinggi bangunan, hingga luas bangunannya pun masih berkaitan erat dengan hari kemerdekaan Indonesia.

Sekretaris Takmir Masjid Sabilillah Akhmad Farkhan menyampaikan, di seluruh area masjid terdapat 17 pilar yang melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus. Selanjutnya lantai sampai atap memiliki ketinggian delapan meter yang menunjukkan bulan kemerdekaan Indonesia.

"Lebar masjid dan tinggi menara yang 45 meter ini melambangkan tahun perjuangan bangsa Indonesia, yakni tahun 1945," bebernya.

Tak hanya itu. Dia juga menyampaikan bahwa antara pilar yang satu dengan lainnya di dalam masjid berjarak lima meter. Hal itu memiliki makna Pancasila dan Rukun Islam yang jumlah masing-masing adalah lima. Sementara segi enam pada bangunan menara melambangkan Rukun lman pada agama Islam.

"Garis tengah bangunan kubah yang panjangnya 20 meter melambangkan sifat-sifat Tuhan yang dua puluh," imbuh Farkhan.

Dia juga menyampaikan, pembangunan Masjid Raya Sabilillah merupakan upaya untuk mengenang jasa ulama Islam yang berjiwa patriotik. Selain dimaksudkan sebagai rumah ibadah, Masjid Sabilillah dimaksudkan sebagai monumen perjuangan.

"Para ulama yang tergabung dalam barisan Sabilillah pernah berjasa dalam sejarah perjuangan bangsa. Jadi, untuk meneladani semangat perjuangan ulama dalam membela agama," pungkasnya. 

 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->