Kota Batu Kehabisan Stok Blanko E-KTP, Terpaksa Hanya untuk Pemula

Foto: Malangtimes.com
Foto: Malangtimes.com

BATUTIMES - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kota Batu terpaksa memberikan surat keterangan (Suket) sementara waktu bagi pemohon khusus. 

Sebab untuk saat ini  stok blanko elektronik Kartu Tanpa Pendudukan terbatas.

Mereka yang terpaksa mendapatkan suket itu adalah yang melakukan perubahan status, KTP rusak atau hilang, hingga perpindahan alamat.

“Contohnya seperti perubahan status dari belum kawin menjadi kawin, yang seperti inilah yang kami beri Suket sementara waktu,” kata Maulidiono.

Ia menambahkan blanko E-KTP itu diberikan kepada mereka yang pemula. Saat melakukan perekaman akan langsung diberikan E-KTP.

Habisnya stok blanko E-KTP tidak hanya terjadi di Dispendukcapil Kota Batu. Tapi juga di kota atau kabupaten lainnya.

Padahal sebelumnya untuk menghindari kekurangan atau kehabisan stok blanko menghadapi libur lebaran, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil sudah meminta blanko.

“Tetapi hanya disediakan 500 blanko. Dan ini diberikan merata tiap kota/kabupaten di Indonesia,” imbuhnya.

Menurutnya dalam waktu dekat akan segera meminta blanko E-KTP. Biasanya sekali meminta sebanyak 5.000 blanko. 

Dengan jumlah permintaan tersebut akan habis dalam waktu dua bulan.

“Blanko itu ditargetkan akan datang dalam waktu maksimal satu bulan. Untuk kemudian masyarakat yang menerima Suket bisa menukarkannya kembali dengan E-KTP,” tutup Maulidiono.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->