Bencana Alam Meningkat, Pemkot Minta Masyarakat Selalu Waspada

Para petugas sedang melakukan pemotongan pohon di jalan Trunojoyo atau Payung II Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)
Para petugas sedang melakukan pemotongan pohon di jalan Trunojoyo atau Payung II Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Kejadian bencana alam yang menimpa di Kota Batu sebanyak 106 kasus sepanjang bulan Januari hingga Mei. Angka ini mengalami kenaikan dibanding dengan bencana di tahun 2018. Di tahun 2018 itu tercatat 94 kejadian bencana. Dengan demikian ada kenaikan kejadian yakni 12 bencana.

“Dalam catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, selama lima bulan ini Kota Batu mengalami peningkatan jumlah bencana,” Kepala BPBD Kota Batu, Sasmito.

Ia menjelaskan, peningkatan ini terjadi diakibatkan sering terjadi atau munculnya angin kencang. Tercatat ada 61 pohon tumbang akibat angin kencang ini dan mengakibatkan kerugian sekitar Rp 300 juta.

Angin kencang ini, tidak hanya menyebabkan kerusakan pada pohonnya saja tetapi juga telah merusah 3 rumah, 3 mobil, dan merobohkan banyak banner. Di bulan Januari juga ada 4 kejadian bencana tanah longsor dan 1 plengsengan ambrol. Hingga menyebabkan 4 orang yang tinggal di sekitar TKP harus mengungsi.

Lalu bulan Februari 2019 tercatat ada 12 kejadian bencana antara laim, 6 tanah longsor, 2 kebakaran, 1 banjir, 1 angin kencang, dan 1 bangunan ambruk. Kemudian pada bulan Maret ada 17 kejadian, yakni 5 tanah longsor, 3 pohon tumbang karena angin kencang, 2 kebakaran rumah dimana kejadian 1 jiwa luka dan 8 orang mengungsi.

Sedangkan di bulan April terjadi 11 kejadian, meliputi 1 banjir lumpur, 5 banjir, 1 tanah longsor, 1 tanah ambles, 2 plengsengan ambrol, 2 tanggul bronjong jebol. Dan di bulan Mei lalu jumlah kejadian bencana paling sedikit yakni 5 kejadian. Meliputi 1 kebakaran dan 4 angin kencang akibatkan rumah rusak ringan.

Kemudian di bulan Juni ini, kembali terjadi pendaki yang tersesat di gunung Butak. Namun para korban berhasil ditemukan oleh petugas jaga di gunung tersebut dan dievakuasi ke Rumah Sakit di Kota Batu. “Di bulan ini juga ada 15 jiwa yang tersesat saat melakukan pendakian di gunung Butak kawasan pegunungan Panderman,” imbuhnya.

Dengan naiknya angka kejadian bencana alam di kota Batu membuat pihak Pemkot Batu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan antisipasi bencana.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->