Tiga Satgas Dibentuk Satpol PP Kota Batu Untuk Tegakkan Perda

Tim satgas saat sosilasisai kepada PKL jalan Diponegoro, Kecamatan Batu.
Tim satgas saat sosilasisai kepada PKL jalan Diponegoro, Kecamatan Batu.

BATUTIMES - Satpol PP Kota Batu kian serius memantau Pedagang Kaki Lima (PKL), maupun pemasangan reklame yang melanggar ketentuan area terlarang atau berada di zona merah. Keseriusan itu ditunjukkan dengan dibentuknya tim satuan tugas (satgas).

Dalam penertiban satgas itu, Satpol PP Kota Batu memiliki tiga satgas. Yakni Satgas URC Elang, Bangau, dan Merpati. “Masing-masing satgas ini memiliki peranan dan tugas yang berbeda-beda,” ungkap Kasi Pengedalian Operasional (Dalops) Satpol PP Kota Batu, Deny Ardian. 

Satgas URC Elang itu dibentuk untuk menangani PKL yang melanggar Peraturan daerah (perda). Lalu satgas URC Bangau bertugas untuk menertibkan reklame dan gangguan ketertiban umum.

Sedangkan Satgas URC Merpati bertugas untuk menangani penertiban anjal, gelandangan, pengemis, dan anak sekolah yang bolos di jam pelajaran.

Deny menjelaskan, adanya satgas ini untuk mempermudah dan cepat dalam menjalankan tugas. “Satgas ini dibuat berbeda-beda supaya mereka fokus pada tugasnya masing-masing,” imbuhnya.

Seperti halnya satgas URC Bangau yang telah melaksanakan penertiban reklame dan juga PKL di zona terlarang. 

Yakni di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Patimura, Jalan Ir Soekarno, Jalan Indragiri, Jalan Hasanudin, Jalan Suropati, Jalan Ikhwan Hadi, Jalan Kasiman, Jaan Samadi, Jaan Sudarno, Jalan Abdul Ghani, dan Jalan Ahmad Yani. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->