Pikat Turis, Senaputra Brawijaya Edupark Bakal Kembangkan Program Wisata Malam

Taman Wisata Senaputra (Ist)
Taman Wisata Senaputra (Ist)

BATUTIMES - Jumlah lokasi wisata yang menyuguhkan program wisata malam di tengah Kota Malang masih terbatas. Ceruk pasar itu yang kini tengah dilirik Senaputra Brawijaya Edupark (SBEP). Sasarannya, adalah turis maupun wisatawan yang tengah menginap di Kota Malang.

Manager SBEP Ika Sofia mengungkapkan, program tersebut dirancang untuk menarik minat pengunjung dari wilayah Malang Raya dan sekitarnya maupun dari luar kota. "Rencana ke depannya, Senaputra akan membangun hotel dan program wisata malam," terangnya.

Program wisata malam yang telah direncakan ini akan mengubah jam operasional SBEP. Dari sebelumnya pukul 08.00 -16.00 WIB, akan menjadi pukul 08.00 – 21.00. Fasilitas yang juga akan diperbaharui lainnya adalah kolam renang yang akan ditambah sekitar tiga kolam lagi. "Pembenahan SBEP ditargetkan akan selesai pada awal tahun depan," tegas Ika.

Selain itu, sejarah panjang Taman Wisata Senaputra juga diharapkan mendukung program Pemkot Malang dalam mengembangkan wisata heritage. "Harapan ke depan, SBEP bisa menjadi salah satu situs heritage yang tetap eksis di Kota Malang. Kami yakin SBEP masih dapat dieksplor dan menarik bagi masyarakat Malang Raya," tuturnya.

Sejak dibangun pada 1969 silam, Taman Rekreasi Senaputra di Kota Malang masih eksis hingga usianya ke 50 tahun. Sempat berubah nama menjadi Brawijaya Edupark, tempat wisata berkonsep taman bermain itu tampak tertatih di tengah gempuran taman rekreasi yang lebih modern di Malang Raya.

Nama baru tersebut, belum sepenuhnya membawa kesan baru pada masyarakat. Lokasi wisata yang mengandalkan kolam renang untuk anak-anak dan dewasa itu memang lekat dengan nama Senaputra. Terlebih bagi generasi 90-an ke bawah ketika Senaputra masih menjadi primadona taman bermain dan lokasi menonton pertunjukan seni jaran kepang.

Saat ini, tampilan Senaputra Brawijaya Edupark (SBEP) tersebut sudah berbeda. Management mengurangi jumlah kolam renang kecil menjadi dua kolam renang utama. Area kuliner juga ditambahkan untuk menambah kenyamanan pengunjung.

Ika menyebut, rata-rata setiap hari jumlah pengunjung mencapai 200 orang.  Dia mengungkapkan, pihak manajemen masih terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan jumlah kunjungan. "Kalau week-day 200-an orang, bisa naik dua kali lipat saat week-end," pungkasnya.

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->