Porprov VII Masih akan Digelar 2021, tapi KONI Kota Batu Mulai Ancang-Ancang dengan Melakukan Ini

Ketua KONI Kota Batu, Mahfud saat memberikan sambutan di Hotel Spencer, Kecamatan Bumiaji.
Ketua KONI Kota Batu, Mahfud saat memberikan sambutan di Hotel Spencer, Kecamatan Bumiaji.

BATUTIMES - Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) VI 2019 lalu, Kota Batu hanya mendapatkan 5 medali emas dari 10 medali yang ditargetkan. 

Hal  itu tupanya membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu tidak tinggal diam.

Porprov yang baru selesai pada Juli lalu, rupanya sudah membuat KONI Kota Batu mulai tergerak demi Porprov VII tahun 2021 lebih baik lagi. 

Hal itu dilakukan dengan menggelar Pelatihan Pelatih Cabang Olah Raga Berbasis Sport Science.

Kegiatan ini  diikuti 54 pelatih dari 27 cabang olah raga di Kota Batu. 

Selama dua hari para pelatih ini akan mendapatkan berbagai materi dari internal KONI Kota Batu dan dari dua akademisi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Universitas Negeri Malang (UM) selama dua hari ini Sabtu (12/10/2019) hingga Minggu (13/10/2019) di Hotel Spencer, Kecamatan Bumiaji.

Terlihat di antara para peserta itu ada pelatih berskala internasional dari cabang olahraga paralayang yang telah menorehkan prestasi di Sea Games, Jafro Megawanto dan Roni Prathama ikut meniadi peserta pelatihan.

“Kami optimis meraih medali lebih banyak lagi dalam Porprov Jatim VII tahun 2021. Karena itu kita memulai persiapan jauh-jauh,” ungkap Ketua KONI Kota Batu, Mahfud.

“Peran pelatih sangat sentral, kalau kemampuan pelatih meningkat, kita optimis bisa mendongkrak prestasi atlet  Kita harus mengubah mindset, jangan bosan mengupgrade diri,” imbuhnya.

Ia menambahkan pelatihan itu dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi hasil Porprov Jatim ke VI tahun 2019 lalu.

“Kurang sak sret (tinggal sedikit) saja kita tambah emas, karena itu kita  bertekad mempersiapkan secara maksimal Porprov tahun 2021 karena Gubernur Jatim sudah menetapkan Porprov dua tahunan sekali," tambah mantan Sekretaris KONI Kota Batu ini.

Karena itu agar para pelatih tidak terlena, meskipun pelaksanaannya masih lama, pihaknya mengajak mereka menggunakan sport science untuk mendongkrak prestasi.

Berbagai materi yang akan diberikan itu antara lain Program Pembinaan Prestasi, Periodesasi Strength, Endurance, Speed hingga penyusunan program latihan.

Sedang pada porprov lalu, Kota Batu membawa pulang 26 medali dan mengantarkan Kota Apel pada urutan ke 20 dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur.

Dari 26 medali ini total poin yang dikumpulkan sebanyak 50, didapatkan 10 cabor dari 23 cabor yang ada yakni Paralayang, Wushu, Balap Sepeda, Gulat, Billiard, Karate, Taekwondo, Tarung Derajat, Tinju dan Selam.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->