Komnas PA: Kekerasan terhadap Anak Harus Dihilangkan

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait. (Foto: ferry/malangtimes)
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait. (Foto: ferry/malangtimes)

MALANGTIMES - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Aris Merdeka Sirait menyatakan, Indonesia harus bebas dari kasus-kasus kekerasan terhadap anak untuk mewujudkan Indonesia yang ramah anak, kekerasan harus ditiadakan.

"Jika tidak bisa, Indonesia belum hebat," kata Aris saat Wellcome Ceremony Kongres Anak XIII di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (4/8/2015) malam.

Aris menyampaikan, Komnas Perlindungan Anak menyatakan Indonesia darurat kejahatan seksual sejak tahun 2013. Di tahun 2015, katanya, 58 persen kekerasan seksual mendominasi dan menghantui anak-anak di Indonesia. "Jawa Timur ada 21.600 pelanggaran terhadap anak, dimana 58 persen-nya merupakan kejahatan seksual. Jawa Timur urutan ke-7," ujar Aris.

"Peristiwa di Kediri, ada 4 kasus dalam bulan Juli. Tapi yang menjadi korban 29 anak-anak," ujar Aris. Pelaku kekerasan, menurut Aris bukan saja orang dewasa, tapi juga anak-anak terhadap anak. (*)

Pewarta : Ferry Agusta Satrio (MG5)
Editor : Hari Istiawan
Publisher : Rochmat Shobirin
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->