Bulu Bekti dan Seno Tani Semarakkan Malam Resepsi HUT Kota Batu ke 18

Salah satu bulu bekti memenuhi halaman parkir timur Balai Kota Among Tani, Kamis (17/10/2019) malam. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu bulu bekti memenuhi halaman parkir timur Balai Kota Among Tani, Kamis (17/10/2019) malam. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Surono Gondo Taruno dengan lakon  “Seno Tani” yang menceritakan semangat Kota Batu yang visi misinya berbasis pertanian, dan seserahan bulu bekti dari tiga kecamatan dan 24 desa/kelurahan berupa tumpeng mewarnai malam Resepsi HUT Kota Batu ke-18 tahun 2019.

Bulu bekti yang diserahkan langsung kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso itu memenuhi halaman parkir timur Balai Kota Among Tani, Kamis (17/10/2019) malam. Beragam kreasi bilu bekti pun disuguhkan oleh masyarakat Kota Batu.

Yang cukup menarik adalah hantara Bulu Bekti dari Kecamatan Bumiaji. Lantaran ukurannya sangat besar yakni 4,6 meter dan berbentuk Bintang 9.

Bulu Bekti itu menggambarkan wujud loyalitas masyarakat kepada pemimpinnya. Kemudian juga berisikan semua potensi hasil bumi di Kecamatan Bumiaji ada dalam bulu bekti tersebut.

Ada buah-buahan antara lain apel, jeruk, stroberi, sayur-mayur seperti kentang, wortel, dan sebagainya. Lalu untuk Kecamatan Batu dan Junrejo pun tidak jauh beda ditambah dengan lauk-pauk dan utamanya nasi kuning. 

Usai menerima Bulu Bekti, Dewanti pun menyerahkan gunungan wayang kepada dalang Ki Surono Gondo Taruno. Sebab wayangan itu merupakan acara special dalam malam resepsi tersebut. 

“Yang mana hari ulang tahun ini sebagai rasa syukur bahwa keberadaan Kota Batu dengan perjuangan para tokoh masyarakat Pokja waktu itu sangat luar biasa gigih. Akhirnya berhasil menjadikan otonomi sendiri sebagai Kota Batu pada 18 tahun yang lalu,” ungkap Dewanti.

Ia menambahkan inilah bentuk rasa syukur semua masyarakat untuk bisa merasakan kegembiraan. Sebab Pemkot Batu bisa maju, bisa mempunyai prestasi yang luar biasa bukan karena Pemkot dan legislatifnya, tetapi seluruh unsur masyarakat Kota Batu. 

Tidak hanya itu saja, hadirnya Wali Kota Malang Sutiaji menjadi semakin menambah semangat. Dewanti sangat mengharapkan dukungan, bukan hanya bimbingan dari Pemkot Malang tetapi juga pendampingan dalam bentuk sinergi. 

“Ke depan segala program pembangunan Kota Batu itu harus bersama-sama dilakukan se Malang Raya, terutama di bidang infrastruktur dan bidang lainnya yaitu bidang pendidikan,” tambahnya.

“Karena Kota Malang yang sudah terkenal di Indonesia agar anak-anak Kota Batu mempunyai SDM yang tidak kalah dengan Kota Malang, kalau bisa kami harus lebih baik dari Kota Malang,” imbuh politisi PDIP Jawa Timur ini. 

Selain itu juga dilakukan pemberian penghargaan serta penyerahan udeng khas Kota Batu dari komunitas Sangga Braja kepada Wali Kota dan Forkompimda Batu.

Sedang dalam malam spesial tersebut juga dihadiri oleh Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, Kajari Batu Heny Alamsari dan Dandim 0818 Batu-Malang Letkol Inf Ferry Muzawa.
 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->