Peserta Turnamen Pemanah Berkuda Malang tahun 2019 Didominasi Usia Muda

Salah satu peserta muda yang mengikuti Turnamen Pemanah Berkuda Malang tahun 2019 di lapangan Paramount, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu, Minggu (27/10/2019). (Foto: Igoy/MalangTIMES)
Salah satu peserta muda yang mengikuti Turnamen Pemanah Berkuda Malang tahun 2019 di lapangan Paramount, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu, Minggu (27/10/2019). (Foto: Igoy/MalangTIMES)

BATUTIMES - Antusias para peserta Turnamen Pemanah Berkuda Malang tahun 2019 di lapangan Paramount, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu cukup tinggi, Minggu (27/10/2019). 

Rata-rata pesertanya didominasi dari anak-anak hingga remaja.

Meskipun olahraga ini menggabungkan antara dua seni yakni berkuda dan memanah tidak mudah, rupanya tidak menyurutkan keinginan para anak-anak itu untuk tampil meraih prestasi.

Dari 23 peserta yang mengikuti itu ternyata peserta termuda berusia 12 tahun. 

Mereka pun tampil memberikan kemampuannya menunggang layaknya orang dewasa.

Rata-rata mereka yang mengikuti turnamen itu usianya 15-17 tahun. Ada juga yang dewasa di atas 20 tahun dengan tertua 35 tahun.

“Dan ternyata yang antusias ini banyak usia mereka masih muda-muda termuda 12 tahun,” ungkap kata Ketua Panitia Turnamen Pemanah Berkuda Tahun 2019, Yeni Eko Wahyudi.

Ia menambahkan,  event ini bertujuan menggugah semangat atlet-atlet sejak dini. Sekaligus mencari atlet usia dini.

“Supaya kemampuan mereka ini sejak kecil terasah. Sehingga mereka juga punya jam terbanyak, yang nantinya bisa menjadi atlet nasional dan international,” imbuhnya.

Meskipun peserta didominasi anak-anak dan remaja, mereka juga mengikuti sesuai dengan arahan pantia. 

Dua kategori yang dipertandingkan yakni Arema-Utab Style dan Arema - Qabak Style.

Untuk Arema-Utab Style terdapat tiga tantangan yang kesemuanya bermodel side target. 

Antara target berjarak 30 meter. Target 1 dan 3 berjarak 5 meter dari linatasan, serta target 2 berjarak 7 meter dari lintasan.

Target berukuran diamater 50 centimeter terdiri dari 3 warna berbeda dengan point. 

Point 1 warna merah, point 2 warna kuning, dan point 3 warna biru. Kategori ini anak panah wajib diletakkan pda quiver dan tidak diperkenankan nocking terlebih dahulu.

Arema - Qabak Style terdapat tantangan berbeda, tantangan pertama terdiri dari tiga target berdiameter 20 centimeter yang diletakkan tepat di atas tanah dan berjarak 1 meter dari lintasan atau trek.

Target ini memiliki warna beda.yakni merah point 1, kuning point 2, dan biru point 3. 

Tantangan kedua berupa target yang dipasang di atas tiang berukuran 6 meter dengan diameter 50 centimeter.

“Tantangan ketiga hampir sama dengan tantangan pertama. Bedanya 3 target yang berdiameter 20 centimeter tersebut diberi tiang yang tingginya 120 centimeter dari atas tanah,” imbuhnya.

Event ini digelar oleh Persatuan Pemanah Berkuda Indonesia (Perdana) Malang Raya dan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Malang dan didukung MalangTIMES.com untuk pertama kalinya digelar di Malang Raya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->