2020, UIN Maliki Malang Targetkan 23 Guru Besar

Foto ilustrasi guru besar. (Foto: istimewa)
Foto ilustrasi guru besar. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Peningkatan sumber daya manusia (SDM) dosen di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang terus dipacu. Rektor UIN Maliki Prof Dr H Abdul Haris MAg menargetkan peningkatan kualitas SDM dosen melalui pengukuhan guru besar.

Menurut dia, jumlah guru besar baru di UIN Malang bertambah secara signifikan selama dua tahun terakhir. “Selama kurang lebih dua tahun ini, sudah ada empat guru besar. Dan ini kami syukuri karena delapan tahun sebelumnya, tidak satu pun dosen tetap kami memperoleh (status) guru besar ini,” kata Prof Haris.

Dan sebentar lagi, terdapat lima dosen lagi yang akan dikukuhkan sebagai guru besar. "Hal tersebut akan terus dikembangkan dengan menargetkan 23 guru besar pada 2020," ungkapnya.

Selain itu, kata Haris, UIN Malang juga tengah menargetkan pembukaan 20 program studi baru dan perencanaan program akademik berbasis world class university.

Mengenai world class university, selain untuk peningkatan akademik di pendidikan tinggi, juga bisa menjadi jembatan promosi Islam Nusantara ke dunia. Dengan program tersebut, Indonesia akan mampu menjadi pusat peradaban Islam dunia.

Perlu diketahui,  tahun ini, UIN Maliki Malang telah berhasil mempertahankan akreditasi status A kampus. Keberhasilan ini dikatakan Haris harus disyukuri karena memang tidak banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menyandang predikat itu.

"Dari 58 PTKIN, hanya 7 PTKIN yang memperoleh status akreditasi A. Antara lain yang nilainya terbanyak adalah UIN Maliki,” ungkapnya.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->